Indonesia Dilanda 3 Siklon, Ini Prakiraan Cuaca BMKG Sepekan ke Depan

2026-01-12 04:56:57
Indonesia Dilanda 3 Siklon, Ini Prakiraan Cuaca BMKG Sepekan ke Depan
- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat bahwa sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi diguyur hujan lebat disertai angin kencang pada Rabu dan Kamis .Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan melakukan langkah antisipatif agar aktivitas harian tidak terganggu.“Terus memantau informasi terkini dari BMKG, baik melalui media sosial @infoBMKG, atau aplikasi InfoBMKG, agar dapat merencanakan kegiatan dengan lebih nyaman,” tulis BMKG di laman resminya.Selain itu, warga juga disarankan menghindari area terbuka ketika hujan disertai petir atau angin kencang, serta menjauhi pohon, bangunan, atau infrastruktur yang tampak rapuh demi keselamatan.Baca juga: BMKG Prediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang 16-22 Desember 2025, Cek WilayahnyaKepala BMKG, Teuku Faisal Fathanah, mengungkapkan bahwa saat ini Indonesia tengah berada di bawah pengaruh tiga siklon tropis yang bergerak melintasi wilayahnya dan berpotensi memengaruhi kondisi cuaca secara signifikan.Salah satu yang menjadi sorotan adalah Siklon Tropis Bakung, yang berkembang di barat daya Lampung.Siklon ini sempat meningkat dari kategori satu ke kategori tiga dengan kecepatan angin mencapai 65 knot, sebelum akhirnya turun kembali ke kategori dua, dan kini diharapkan mendekati kategori satu.“Ini sangat berbahaya, tetapi sekarang kondisinya mulai terkendali,” ujar Faisal dalam Sidang Kabinet Paripurna, dilansir dari Kompas.com, Senin .BMKG pun melakukan koordinasi dengan Australia, Jepang, dan India untuk memantau pergerakan Siklon Bakung yang mendekati Indonesia.Baca juga: Dua Bibit Siklon Tropis di Dekat Indonesia, Wilayah Sumatera hingga Bali Terdampak Hujan LebatSelain itu, Siklon Tropis Senyar juga menjadi perhatian karena memicu cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi, yang sebelumnya menyebabkan banjir di Sumatera pada akhir November 2025.“Siklon Senyar berada di kategori satu, tetapi karena terperangkap di antara Pulau Sumatera dan Semenanjung Malaysia serta bertahan selama dua hingga tiga hari, dampaknya tetap signifikan,” jelas Faisal.Tak hanya itu, wilayah selatan Bali, Nusa Tenggara, dan Jawa Timur kini dipantau adanya bibit Siklon 93S, yang dapat menimbulkan hujan lebat.Bahkan, pada Senin siang, tercatat bibit Siklon 95S meningkatkan potensi curah hujan tinggi hingga sangat tinggi, sekaligus memicu gelombang tinggi di perairan sekitarnya.Faisal menambahkan, kondisi permukaan laut yang lebih hangat di Indonesia dibanding Samudra Pasifik dan Samudra Hindia menciptakan “steam engine” yang mempercepat pembentukan awan tinggi dan pertumbuhan siklon tropis.“Anomali iklim global membuat risiko bencana hidrometeorologis di Indonesia akhir-akhir ini cukup tinggi,” tuturnya.Baca juga: Ini Wilayah yang Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang 16–17 Desember 2025


(prf/ega)