4 Menteri Prabowo Hadiri Kompas100 CEO Forum

2026-01-12 06:05:01
4 Menteri Prabowo Hadiri Kompas100 CEO Forum
JAKARTA, - Sebanyak empat Menteri Kabinet Indonesia Maju menghadiri secara langsung gelaran 16th Kompas100 CEO Forum Powered by PLN 2025. Mereka adalah Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto; Menko Bidang Pangan, Zulkifli Hasan; Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita, dan Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono. Pantauan Kompas.com, para menteri memasuki hall satu persatu untuk menyampaikan paparannya di hadapan ratusan CEO perusahaan. Mereka berbincang akrab dengan CEO Kompas Gramedia Lilik Oetama. Baca juga: Jatah Uang Makan dan Snack Rakor Menteri Prabowo Rp 171.000 Saat membuka forum itu, Lilik mengatakan, perekonomian Indonesia sebagaimana banyak negara lain, turut terdampak kebijakan sepihak negara tertentu. “Untuk menyikapinya kita harus bergandengan tangan, kita harus saling berkolaborasi, saling bahu membahu sebagai satu keluarga,” kata Lilik di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Serpong, Tangerang, Banten, Rabu . Lilik menuturkan, untuk mencapai visi bersama Indonesia Emas 2045 sangat dibutuhkan kerja sama antara dunia pemerintah dan dunia usaha. Baca juga: Dilarang MK, Wamen Kabinet Merah Putih Rangkap Jabatan Komisaris Pertamina Bakal Dicopot? Semua pihak yang memiliki niat baik untuk membangun dan mensejahterakan bangsa Indonesia harus bekerja sama. “Sangat dibutuhkan kerja sama erat antara pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, serta pihak manapun yang punya niat baik,” ujar Lilik. Sementara itu, jajaran Menteri Kabinet Merah Putih menyampaikan berbagai program unggulan Presiden Prabowo Subianto yang dicanangkan untuk memperbaiki kondisi perekonomian. Baca juga: Bangun Ekonomi Hijau, PLN dan Kompas100 CEO Forum Dorong Hilirisasi Berbasis Teknologi Menkop Koperasi Ferry Juliantono misalnya, menjelaskan bagaimana program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih bisa menjadi solusi perekonomian di akar rumput. Perekonomian yang disokong koperasi sebagai penyangga merupakan keinginan para pendiri bangsa. Ia pun menyebut, pada masa pasca kemerdekaan koperasi mengelola industri manufaktur, tekstil, distribusi, dan lainnya. Namun, peran itu perlahan tergerus ketika menandatangani perjanjian dengan International Monetary Fund (IMF). Namun, pemerintahan Prabowo ingin mengembalikan koperasi sebagai soko guru ekonomi. Pihaknya pun berharap para pengusaha swasta bisa menjadi kakak asuh koperasi. “Kami ketika diberikan amanat di Kementerian Koperasi diminta oleh Bapak Presiden untuk gerak cepat mengejar ketinggalan yang relatif sangat jauh dengan BUMN dan swasta,” kata Ferry.Baca juga: Kompas100 Ajak Pemerintah dan CEO Diskusi soal Digitalisasi


(prf/ega)