UMP Jakarta 2026 Naik Jadi Rp 5.729.876, Berlaku Mulai Januari

2026-02-02 08:15:19
UMP Jakarta 2026 Naik Jadi Rp 5.729.876, Berlaku Mulai Januari
JAKARTA, – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Jakarta 2026 sebesar Rp 5.729.876. Besaran tersebut mengalami kenaikan Rp 333.115 dibandingkan UMP Jakarta 2025 yang tercatat sebesar Rp 5.396.761 per bulan.Penetapan UMP Jakarta 2026 tersebut diumumkan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Ia menyampaikan bahwa keputusan kenaikan upah minimum ini diambil setelah melalui serangkaian rapat Dewan Pengupahan yang melibatkan berbagai pihak terkait.Gubernur menjelaskan, pembahasan UMP dilakukan bersama unsur buruh, pengusaha, serta pemerintah daerah. Proses tersebut dilakukan untuk mencapai kesepakatan yang mempertimbangkan kepentingan pekerja sekaligus keberlangsungan dunia usaha.Baca juga: Gaji UMR Semarang 2026: Daftar Lengkap UMP dan UMK Jawa Tengah 2026“Hari ini kami mengumumkan besaran UMP setelah rapat beberapa kali antara buruh, pengusaha, dan pemerintah. DKI Jakarta telah disepakati untuk kenaikan upah UMP tahun 2026 sebesar Rp 5.729.876,” ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu .Dengan penetapan terbaru tersebut, UMP Jakarta 2026 tercatat mengalami kenaikan sebesar 6,17 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menilai kenaikan ini sebagai langkah untuk menyesuaikan upah minimum dengan kondisi perekonomian serta kebutuhan hidup pekerja di Jakarta.Pramono mengungkapkan, penetapan UMP Jakarta 2026 mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2025 tentang Pengupahan.Baca juga: UMP Bangka Belitung 2026 Naik Rp158.400 Jadi Rp4.035.000Dalam regulasi tersebut, pemerintah pusat mengatur formula penghitungan upah minimum dengan menggunakan sejumlah variabel, salah satunya adalah variabel alfa.Menurut Pramono, PP tersebut menetapkan nilai alfa dalam rentang 0,5 hingga 0,9. Nilai alfa inilah yang kemudian menjadi dasar bagi Dewan Pengupahan dalam menentukan besaran kenaikan UMP di setiap daerah, termasuk DKI Jakarta.“Dalam PP diatur alfanya adalah 0,5 sampai dengan 0,9. Dalam rapat Dewan Pengupahan untuk pembahasan hal yang berkaitan dengan UMP dibutuhkan penetapan UMP 2026 ini berdasarkan alfanya 0,75,” kata Pramono.Ia menegaskan, penggunaan nilai alfa sebesar 0,75 membuat kenaikan UMP Jakarta 2026 berada di atas laju inflasi Ibu Kota.Baca juga: UMP Maluku 2026 Naik Rp 192.790, Berlaku Mulai 1 Januari 2026Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menilai kebijakan tersebut penting untuk menjaga daya beli pekerja di tengah dinamika ekonomi, sekaligus tetap mempertimbangkan kondisi dan keberlanjutan dunia usaha.UMP Jakarta 2026 mulai berlaku pada 1 Januari 2026. Besaran upah minimum tersebut berlaku bagi pekerja atau buruh dengan masa kerja kurang dari satu tahun.Sementara itu, bagi pekerja dengan masa kerja lebih dari satu tahun, penetapan upah mengacu pada struktur dan skala upah yang ditetapkan oleh masing-masing perusahaan.Dalam kesempatan yang sama, Pramono juga meminta seluruh perusahaan yang beroperasi di DKI Jakarta untuk mematuhi ketentuan UMP yang telah ditetapkan.Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan bersikap tegas terhadap perusahaan yang tidak melaksanakan kewajiban tersebut.“Kalau di DKI Jakarta ya bagi semua perusahaan harus menerapkan itu. Kalau ada yang tidak menerapkan, tentunya pemerintah DKI Jakarta akan memberikan ketegasan terhadap hal tersebut,” ujar Pramono.Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul UMP Jakarta 2026 Naik 6,17 Persen Jadi Rp 5,72 Juta dan Pramono Pastikan UMP DKI Jakarta 2026 Rp 5,7 Juta Berlaku 1 Januari


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-02-02 05:49