Amartha Sudah Jangkau 3 Juta Pelaku UMKM, Tembus Rp 30 Triliun

2026-01-11 08:33:50
Amartha Sudah Jangkau 3 Juta Pelaku UMKM, Tembus Rp 30 Triliun
JAKARTA,  - Perusahaan platform teknologi keuangan atau fintech Amartha, telah memberikan pinjaman modal kepada lebih dari 3 juta pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di berbagai pelosok negeri. Founder sekaligus CEO Amartha, Andi Taufan Garuda Putra mengatakan, secara keseluruhan nilai pinjaman yang telah dikucurkan tembus Rp 30 triliun. Adapun Amartha fokus memberikan pinjaman untuk kegiatan produktif, seperti modal UMKM di akar rumput pedesaan. “Sekarang Amartha sudah menjangkau lebih dari 3 jutaan di berbagai pelosok negeri,” kata Taufan saat ditemui di sela-sela Amartha Impact Festival di Kompleks Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Sabtu . “Modal yang disalurkan sudah Rp 30 triliunan lebih,” tambahnya. Baca juga: Asa Penjahit Kebaya dari Solo, Jadi Mitra Amartha Kembangkan Usaha Pasca Pandemi Taufan mengakui, jangkauan pinjaman modal itu masih terpaut jauh dengan jumlah UMKM yang ada di Indonesia. Meski demikian, pihaknya berkomitmen terus mengembangkan usaha dan membantu para pelaku usaha kecil untuk terus bisa bertumbuh. Menurut Taufan, ibu-ibu pelaku UMKM di pedesaan berperan besar dalam membangun ekosistem ekonomi berbasis komunitas. Mereka bahkan bisa membuat lapangan kerja yang memberdayakan lingkungannya.Baca juga: Amartha Sebut Ibu-ibu UMKM Sosok Penggerak Perubahan di Desa Oleh karena itu, pihaknya menghadirkan pelaku UMKM mitra Amartha untuk hadir dalam festival agar publik melihat bagaimana dampak mereka membangun ekosistem ekonomi. “Kita ikut menunjukkan bahwa UMKM Ibu-ibu di desa itu, they are change maker untuk lingkungannya, untuk masyarakat sekitarnya, bagaimana mereka creating jobs buat komunitas di desa-desa sekitarnya,” tegas Taufan. Meski demikian, sebagai perusahaan fintech, Amartha juga memiliki tantangan, mulai infrastruktur internet yang belum merata hingga wawasan teknologi orang pedesaan. Di sisi lain, Amartha ingin memberikan bantuan berupa pinjaman modal yang berkelanjutan. “Itu tantangan yang tidak gampang juga. Jadi kita bisa mendampingi usaha mereka terus tumbuh, berkembang,” kata dia. Baca juga: Dorong Potensi Ekonomi di Asia, Amartha Gelar Asia Grassroots Forum 2024 Sementara itu, salah satu mitra UMKM Amartha, Gusti Ian mengaku sudah lima kali mengakses pinjaman dari Amartha. Pinjaman itu tidak mensyaratkan jaminan, melainkan keanggotaan komunitas UMKM. Sebagai penerima pinjaman, selain berusaha mengembangkan bisnisnya di bidang produk pakaian Ian juga merasa bertanggung jawab harus mengembalikan modal ke Amartha. “Tanpa jaminan saja sudah diberikan kepercayaan ke kita, kita saja membayarnya harus tepat waktu,” ujar Ian di Amartha Impact Festival.Baca juga: Perlu Banyak Kolaborasi, Amartha Dukung Pencabutan Moratorium Fintech Lending


(prf/ega)