InJourney Airports Raih Predikat Leadership A di ESG Leadership Awards 2025

2026-02-02 05:58:51
InJourney Airports Raih Predikat Leadership A di ESG Leadership Awards 2025
PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) meraih Predikat Leadership A - Advancing ESG Transparency Leadership di ajang Indonesia ESG Leadership Awards 2025 yang diselenggarakan oleh Bumi Global Karbon (BGK) Foundation pada Rabu, .Penghargaan tersebut diberikan atas konsistensi InJourney Airports dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) pada kegiatan operasional perusahaan."Dalam menjalankan bisnis kebandarudaraan, InJourney Airports melaksanakan pengelolaan di sisi lingkungan, sosial, dan tata kelola sebagai bukti komitmen dalam praktik bisnis berkelanjutan. InJourney Airports yang menjadi salah satu dari 64 perusahaan di Indonesia yang menerima apresiasi bergengsi ini, sangat berbangga, dan menjadi perhatian kami untuk meningkatkan komitmen dalam penerapan praktik bisnis berkelanjutan," ujar Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi dalam keterangan tertulis, Kamis .Diketahui, metodologi penilaian penghargaan ini dilaksanakan secara independen oleh BGK Foundation berdasarkan laporan keberlanjutan tahun 2024 yang mengacu pada 33 faktor ESG. Pada aspek lingkungan, faktor yang dinilai di antaranya adalah emisi dan intensitas gas rumah kaca, konsumsi dan intensitas energi, penggunaan air, dan mitigasi risiko iklim.Sementara pada aspek sosial, dilakukan penilaian terhadap rasio pengupahan karyawan berdasarkan gender, aspek anti diskriminasi, tingkat cedera dan keselamatan karyawan, dan pelaksanaan program CSR. Sedangkan di sisi tata kelola perusahaan, sejumlah aspek yang dinilai adalah komitmen anti-korupsi, transparansi pengungkapan pajak, dan penjaminan dari eksternal."Di dalam Laporan Keberlanjutan Perusahaan Tahun 2024, kami berkomitmen untuk mengungkap aspek ESG secara transparan, sehingga dapat mencerminkan tingkat keterbukaan, transparansi, dan tanggung jawab perusahaan terhadap risiko dan dampak usaha perusahaan terhadap lingkungan dan sosial. Kami berkomitmen untuk tetap meningkatkan transparansi dan akuntabilitas perusahaan, dalam mendukung program Pemerintah menuju ekonomi hijau yang berdaya saing global," jelas Pahlevi.Di sisi lain, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko InJourney Airports, Yanindya Bayu Wirawan berharap penghargaan ini dapat menjadi daya tarik bagi investor."Penghargaan yang kami terima ini sekaligus menjadi salah satu faktor yang sangat penting untuk meningkatkan reputasi positif perusahaan di mata potential investor sehingga diharapkan akan menjadi indikator daya tarik bagi investor global yang mensyaratkan kepatuhan ESG dalam pendanaan," paparnya."Komitmen InJourney Airports terhadap transparansi dan praktik berkelanjutan ini juga sejalan dengan kebijakan regulator menuju praktik keuangan berkelanjutan (financial sustainability) dan penerapan ESG yang menyeluruh," pungkasnya.Sebagai informasi, pelaksanaan ESG Leadership Awards 2025 mengusung tema "Aligning Indonesia ESG Leadership with Global Opportunities". Ajang ini turut menjadi momentum penting di tengah kerja sama ekonomi Indonesia dengan Uni Eropa melalui IEU-CEPA dan kerja sama dengan Kanada melalui ICA-CEPA. Kedua perjanjian tersebut menjadi faktor penting dalam mengakselerasi standar keberlanjutan internasional dan penerapan ESG yang kini menjadi acuan di Uni Eropa dan Kanada.Lihat juga Video: 1 Tahun Merger, Begini Transformasi yang Dilakukan InJourney Airports untuk Bandara Indonesia[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Sekali lagi melihatnya sekali mungkin tidak menjadi tantangan, tetapi melihatnya berkali-kali bisa mendistorsi pandangan anak tentang body image mereka sendiri, ujar Graham.Ada beberapa konten yang dibatasi oleh YouTube untuk dikonsumsi pra-remaja dan remaja secara berulang, salah satunya konten dengan topik yang membahas tentang perbandingan ciri fisik seseorang.Kemudian topik yang mengidealkan beberapa tipe fisik, mengidealkan tingkat kebugaran atau berat badan tertentu, serta menampilkan agresi sosial seperti perkelahian tanpa kontak dan intimidasi.Selanjutnya adalah topik yang menggambarkan remaja sebagai sosok yang kejam dan jahat, atau mendorong remaja untuk mengejek orang lain,menggambarkan kenakalan atau perilaku negatif, dan nasihat keuangan yang tidak realistis atau buruk.Inilah mengapa YouTube bekerja sama dengan pemerintah dan para ahli, dalam hal ini Kemenkomdigi RI, psikolog, dan psikiater.Mereka adalah para panutan yang telah benar-benar mendorong kemajuan tentang bagaimana kita bisa meningkatkan informasi seputar kesehatan mental, ucap Graham.Kompas.com / Nabilla Ramadhian Tampilan fitur Teen Mental Health Shelf di YouTube.Berkaitan dengan kolaborasi tersebut, Graham mengumumkan bahwa pihaknya meluncurkan fitur Teen Mental Health Shelf, yang dirancang khusus untuk membantu menjaga kesehatan mental remaja.Baca juga: Ribuan Iklan Rokok Serbu Youtube, Ruang Anak TerancamIni untuk para remaja di Indonesia yang akan menggunakan platform kami untuk mencari topik-topik sensitif seperti depresi, kecemasan, atau perundungan, jelas Graham.

| 2026-02-02 03:39