7 Fakta Terkait Bencana Banjir dan Longsor di Sumut, Tiga Daerah Berstatus Tanggap Darurat Bencana

2026-01-12 04:12:35
7 Fakta Terkait Bencana Banjir dan Longsor di Sumut, Tiga Daerah Berstatus Tanggap Darurat Bencana
Jakarta Sebanyak empat wilayah kabupaten di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) diterjang bencana banjir dan longsor akibat cuaca ekstrem yang terjadi berturut-turut pada Senin 24 November 2025 hingga Selasa 25 November 2025.Ada pun wilayah terdampak meliputi Kabupaten Sibolga, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan."Selain korban jiwa, peristiwa ini juga mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, Rabu 26 November 2025.AdvertisementHasil laporan sementara yang dihimpun oleh Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB per Rabu 26 November 2025, pukul 07.00 WIB, dari Kabupaten Sibolga, cuaca ekstrem yang ditandai dengan hujan deras dalam durasi lebih dari dua hari telah memicu terjadinya bencana banjir dan tanah longsor.Kemudian, sebanyak 13 korban meninggal dunia akibat bencana hidrometeorologi pada tujuh kabupaten/kota di Sumatera Utara. Data tersebut diperbarui oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut pukul 08.00 WIB, Rabu 26 November 2025."Hingga pukul 08.00 WIB pagi ini terdapat 13 orang dinyatakan meninggal dunia di tujuh kabupaten/kota," ucap Kabid Penanganan Darurat, Peralatan dan Logistik BPBD Provinsi Sumut Sri Wahyuni Pancasilawati di Medan dilansir Antara, Rabu 26 November 2025.Sri Wahyuni melanjutkan, belasan korban meninggal dunia berada dua kabupaten di Sumatera Utara. Terdiri atas sembilan korban meninggal dunia di Kabupaten Tapanuli Selatan, di antaranya enam orang di Kecamatan Batangtoru, satu orang di Kecamatan Sipirok, dan satu orang di Kecamatan Angkola Barat.Tiga daerah di provinsi Sumatera Utara pun kini menetapkan status tanggap darurat bencana. Berdasarkan laporan yang diterima di Medan, Kamis , tiga daerah yang telah membuat SK tanggap darurat yakni Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Tapanuli Selatan dan Kabupaten Mandailing Natal.Status tanggap bencana Kabupaten Tapanuli Utara berlaku sejak 25 November-9 Desember dengan Nomor 552 Tahun 2025.Sedangkan, Kabupaten Tapanuli Selatan berlaku sejak 24 November-7 Desember 2025 dengan No. 100.3.7.2/575/ dan Kabupaten Mandailing Natal berlaku 26 November hingga 9 Desember 2025 dengan No.360/1065/k/.Berikut sederet fakta terkait bencana banjir dan longsor yang melanda Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dihimpun Tim News Liputan6.com: 


(prf/ega)