Jakarta - Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani mendorong buku penulisan ulang sejarah yang baru diluncurkan, diuji publik. Menurutnya, hal ini penting dilakukan agar tidak ada lagi tudingan buku itu mengabaikan fakta-fakta penting dalam sejarah bangsa.Menurutnya, Kementerian Kebudayaan perlu melibatkan sejarawan lintas pandangan, akademisi, serta publik untuk menjelaskan fakta-fakta yang dimuat dalam penulisan ulang sejarah tersebut."Kami mendorong agar buku tersebut dikaji secara terbuka, melibatkan sejarawan lintas pandangan, akademisi, serta publik, sehingga tidak menimbulkan kesan mengabaikan fakta-fakta penting dalam sejarah bangsa," kata Lalu kepada wartawan, Senin .AdvertisementLalu mengakui, peluncuran buku sejarah tersebut salah satu bagian dari upaya memperkaya narasi dan kajian sejarah. Namun, karena sejarah menyangkut ingatan kolektif dan sensitivitas publik, kata dia, masukan, kritik, dan penolakan dari masyarakat harus dihormati dan dijadikan bahan evaluasi."Kami di komisi sangat terbuka dengan saran pendapat dan masukan masyarakat. Tugas kami, mengawasi dan menyampaikan ke pemerintah," kata dia
(prf/ega)
Komisi X DPR Minta Buku Penulisan Ulang Sejarah Indonesia Diuji Publik, Ini Alasannya
2026-01-11 03:48:53
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 03:36
| 2026-01-11 03:12
| 2026-01-11 01:41
| 2026-01-11 01:21










































