Kemenko Pangan Tak Pernah Izinkan Impor Beras Ke Sabang, Stok Cukup

2026-01-12 10:00:36
Kemenko Pangan Tak Pernah Izinkan Impor Beras Ke Sabang, Stok Cukup
JAKARTA, – Kementerian Koordinator Bidang Pangan menegaskan tidak pernah menerbitkan izin impor beras untuk Kota Sabang, Aceh.Tatang Yuliono selaku Deputi Bidang Koordinasi Tata Niaga dan Distribusi Pangan menyampaikan pernyataan itu terkait 250 ton beras impor yang masuk melalui kawasan free trade zone Sabang.“(Kemenko Pangan) tidak pernah memberikan izin atas masuknya 250 ton beras impor ke Sabang (Aceh),” kata Tatang dalam keterangan resminya kepada Kompas.com, Rabu .Baca juga: Di Balik Impor 250 Ton Beras di Sabang: Otonomi atau Kepentingan Bisnis?Tatang menyebut Cadangan Beras Pemerintah di Bulog Kanwil Aceh mencapai 94.888 ton. Data itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi Teknis Eselon I pada 14 November.Jumlah tersebut, menurut Tatang, mencukupi kebutuhan beras masyarakat Aceh sampai awal 2026.“Tidak ada urgensi untuk melakukan importasi beras,” tutur Tatang.Tatang menambahkan rapat tersebut menyepakati ketidaksetujuan terhadap impor beras ke Sabang.Rapat itu digelar untuk menindaklanjuti informasi soal potensi masuknya beras dari Thailand ke Sabang.“Rapat koordinasi teknis dilakukan sebagai langkah mitigasi, antisipasi, dan responsif karena sudah diketahui adanya pergerakan beras,” ujar Tatang.Baca juga: Zulhas: Kita Tak Pernah Terbitkan Izin Impor Beras, di Gudang Ada 4 Juta TonMenteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan memberi penegasan serupa. Ia menyebut pemerintah tidak pernah menerbitkan izin impor beras.Stok beras nasional di gudang Bulog mencapai 4 juta ton.Zulhas mengaku telah menerima informasi soal pergerakan beras impor dari Thailand sejak 13 November.Ia meminta jajaran Kemenko Pangan menindaklanjuti informasi itu dan melakukan mitigasi.“Dapat informasi dari luar bahwa akan ada beras masuk ke Indonesia. Kita tidak pernah ada izin impor beras, itu enggak ada,” kata Zulhas seusai menghadiri 16th Kompas100 CEO Forum Powered by PLN 2025 di Indonesia Convention Exhibition BSD, Serpong, Tangerang, Banten, Rabu.


(prf/ega)