Papua dalam Radar Prabowo: Anak Tak Sekolah hingga Kelaparan

2026-01-13 06:46:34
Papua dalam Radar Prabowo: Anak Tak Sekolah hingga Kelaparan
JAKARTA, - Presiden RI Prabowo Subianto memberikan perhatian sangat besar terhadap percepatan pembangunan di Tanah Papua.Kepala negara bahkan mengumpulkan para kepala daerah serta Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otsus Papua di Istana Negara, Jakarta, Selasa .Dalam pertemuan tersebut, Prabowo memberikan pengarahan sekaligus mendengarkan masukan dan keluhan para kepala daerah se-Papua.Memulai rapat di Istana, Prabowo didampingi wakilnya, Gibran Rakabuming Raka, langsung berkeliling ruangan untuk menyalami enam gubernur serta 42 bupati dan wali kota yang hadir langsung di lokasi.Baca juga: Arahan Prabowo soal Divestasi Freeport: 10 Persen Jadi Hak Orang Asli PapuaDalam pengarahannya, Prabowo menegaskan tidak boleh ada daerah di Indonesia yang tertinggal."Tidak boleh ada bagian dari negara kita yang tertinggal," tegas Prabowo dalam pengarahannya.Menurut Prabowo, setiap daerah di Indonesia harus diperlakukan sama."Setiap daerah, setiap provinsi, setiap kabupaten, setiap kota harus kita bangun dan kita berikan segala yang diperlukan untuk transformasi bangsa kita," ujar Prabowo.Di tengah cobaan yang ada di Tanah Air, kata Prabowo, pembangunan dan transformasi bangsa tidak boleh berhenti. Ia berharap, Indonesia bisa menjadi negara modern, maju, dan makmur."Tapi yang terutama adalah juga proses pembangunan, proses transformasi bangsa tidak boleh terhenti, tidak boleh terpengaruh di tengah cobaan, di tengah rintangan, di tengah hambatan," lanjut dia.Masih dalam rapat yang sama, Prabowo menyebut masih ada masyarakat Indonesia yang hidup dalam kesulitan hingga kelaparan."Kita tidak bisa menerima kenyataan bahwa masih ada rakyat kita yang hidup dalam keadaan kesulitan, kekurangan, apalagi kelaparan," ujarnya.Ia pun menyoroti bahwa pemerataan di Indonesia masih menjadi masalah. Oleh karenanya, Prabowo mendorong jajaran pemerintahan, termasuk kepala daerah, untuk bisa mengelola kekayaan alam secara bijak.Sekretariat Presiden RI Presiden RI Prabowo Subianto bersama sejumlah kepala daerah dari Papua di Istana Negara, Jakarta, Selasa . "Masalahnya adalah pemerataan, masalahnya adalah pemerintahan kita, pengelolaan kita, manajemen kita sebagai bangsa," ucap Prabowo."Bahwa kita harus memanage mengelola kekayaan kita dengan searif-arifnya, sepandai-pandainya, dan sejujur-jujurnya sehingga sumber daya kita yang sangat besar bisa dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia," imbuh dia.


(prf/ega)