Diresmikan Presiden Prabowo, PT PP Hadirkan Wajah Baru Stasiun Tanah Abang

2026-01-12 09:43:55
Diresmikan Presiden Prabowo, PT PP Hadirkan Wajah Baru Stasiun Tanah Abang
– PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk atau PT PP telah menyelesaikan pembangunan Stasiun Tanah Abang Baru, salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang bertujuan mendukung konektivitas antarmoda di kawasan Jabodetabek.Dalam proyek ini, PT PP bertindak sebagai kontraktor utama dengan dukungan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).Penyelesaian proyek Stasiun Tanah Abang Baru ditandai dengan peresmian oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada Selasa , sebagai simbol babak baru modernisasi sistem transportasi publik perkotaan di Jakarta.Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya peningkatan infrastruktur transportasi publik untuk mendukung mobilitas masyarakat perkotaan yang efisien dan manusiawi.Baca juga: Pengamat: Transportasi Publik Lebih Mendesak dari Mobil ListrikIa menyebut, sistem perkeretaapian nasional melayani sekitar 486 juta penumpang per tahun, sehingga perbaikan kenyamanan, kapasitas, dan keandalan layanan menjadi fokus utama pemerintah selain bidang pangan, energi, dan air.“Kereta api dan semua transportasi massal (mass transit system) itu adalah bagian dari kehidupan masyarakat modern yang sangat strategis dan vital,” ucap Presiden Prabowo.Sementara itu, Corporate Secretary PT PP Joko Raharjo menyampaikan rasa bangga atas kontribusi perseroan dalam proyek yang memiliki dampak sosial besar bagi masyarakat perkotaan.“Sebagai perusahaan konstruksi nasional, PT PP bangga dapat berkontribusi langsung dalam modernisasi transportasi publik Indonesia,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa.Baca juga: Transportasi Publik Indonesia: Mencoba Bertahan dengan Napas SubsidiJoko menegaskan, pembangunan Stasiun Tanah Abang Baru adalah wujud nyata peran Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam menghadirkan mobilitas masa depan yang lebih efisien, inklusif, dan berkelanjutan.Pasalnya, proyek ini menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah dalam memperkuat sistem transportasi publik berbasis rel, sekaligus mendukung pengembangan kawasan transit-oriented development (TOD) yang menjadi prioritas pembangunan perkotaan modern.Melalui proyek ini, PT PP menegaskan komitmennya dalam mendukung agenda nasional menuju transportasi publik yang efisien, rendah emisi, dan ramah lingkungan.Baca juga: Kemenhub Siapkan Super App Nasional untuk Integrasi Pembayaran Transportasi PublikProyek peningkatan Stasiun Tanah Abang tahap I mencakup pekerjaan bangunan dan rel dengan nilai kontrak Rp 309 miliar, termasuk pajak pertambahan nilai (PPN).Dalam proyek ini, PT PP membangun dua jalur rel baru, memperlebar peron penumpang, serta meningkatkan fasilitas pendukung, seperti area tunggu, sistem keamanan, dan sirkulasi pejalan kaki.Hasilnya, kapasitas layanan meningkat dua kali lipat, dari semula sekitar 150.000 menjadi 300.000 penumpang per hari.Saat ini, Stasiun Tanah Abang melayani rata-rata 36.000 penumpang keluar-masuk dan lebih dari 100.000 penumpang transit setiap hari.Baca juga: Penumpang Satu Rangkaian KRL di Stasiun Tanah Abang Setara 20 Pesawat BoeingDengan selesainya tahap pertama ini, kepadatan di jam sibuk diharapkan dapat terurai, sekaligus memperkuat integrasi transportasi massal seperti kereta rel listrik (KRL), lintas rel terpadu (LRT), moda raya terpadu (MRT), TransJakarta, dan moda pengumpan lainnya.Pembangunan proyek ini sekaligus menjadi langkah nyata PT PP dalam mendukung Asta Cita Pemerintah, khususnya dalam memperkuat infrastruktur nasional dan pemerataan pembangunan yang berkeadilan serta mewujudkan Indonesia maju dan berkelanjutan.“Dengan pengalaman panjang dan kapabilitas tinggi di sektor konstruksi transportasi, PT PP berkomitmen menjadi mitra utama pemerintah dalam mewujudkan sistem mobilitas nasional yang cerdas, hijau, dan berorientasi pada kenyamanan masyarakat,” ucap Joko.


(prf/ega)