- TNI memastikan pengerahan besar-besaran sumber daya untuk membantu penanganan banjir bandang dan tanah longsor di tiga provinsi, yakni Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.Upaya ini dilakukan untuk mempercepat evakuasi, pendistribusian bantuan, serta operasi kemanusiaan di wilayah terdampak.Wakil Kepala Pusat Penerangan (Waka Puspen) TNI Brigjen Osmar Silalahi mengatakan, pengerahan mencakup personel, material, hingga alutsista dari seluruh matra.“TNI pastinya, yang merupakan bagian negara, juga hadir berbuat, bertindak semaksimal mungkin dengan mengerahkan segala sumber daya yang ada,” kata Osmar di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu .Hingga Minggu pukul 15.00 WIB, total 30.964 personel dari Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara sudah dikerahkan untuk penanganan bencana.Baca juga: Banjir Sumatera: 30.864 Prajurit TNI Dikerahkan, 70 Alutsista DiterjunkanMereka berasal dari satuan di Pulau Sumatera maupun di Pulau Jawa untuk memperkuat operasi kemanusiaan di tiga provinsi terdampak.Osmar juga merinci jumlah alutsista yang digunakan dalam operasi ini.“Sampai saat ini, TNI telah mengerahkan pesawat angkut sebanyak 18 pesawat. Yang kita ketahui bersama juga ada A-400, Hercules, kemudian Casa, termasuk Caravan,” jelas dia.Selain pesawat angkut, puluhan helikopter turut disiapkan untuk menjangkau lokasi-lokasi yang sulit ditembus jalur darat.“Begitu juga dengan pelibatan helikopter. Sampai dengan saat ini, kita telah mengerahkan sebanyak 36 helikopter, baik helikopter dari Angkatan Udara, Angkatan Laut, maupun Angkatan Darat,” ucap dia.Baca juga: Saat Prabowo Ikut Santap Menu Korban Banjir di Aceh: Ada Sendok? Saya Mau CobaTNI juga mengerahkan armada laut untuk distribusi logistik dan mobilisasi personel.Hingga saat ini, sebanyak 16 kapal telah dikerahkan, terdiri dari 14 KRI dan 2 ADRI (Angkut Dropping Republik Indonesia).Selain itu, 75 mahasiswa Universitas Pertahanan (Unhan) turut diterjunkan untuk membantu operasi kemanusiaan.“Sehingga secara keseluruhan, total alutsista kita yang kita gunakan itu ada 70 unit. Seperti kami sampaikan tadi, pesawat angkutnya ada 18, helinya 36, KRI 14, dan ADRI-nya 2,” tegas dia.Sementara itu, data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Sabtu mencatat jumlah korban meninggal akibat banjir dan longsor di Sumatera kembali bertambah menjadi 914 orang.Baca juga: Prabowo Tunjuk KSAD Maruli Pimpin Satgas Perbaikan Jembatan di Aceh
(prf/ega)
TNI Kerahkan Sumberdaya Besar-besaran untuk Penanganan Banjir Sumatera
2026-01-12 15:33:56
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 16:00
| 2026-01-12 15:45
| 2026-01-12 15:35
| 2026-01-12 15:21
| 2026-01-12 14:21










































