JAKARTA, - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan bahwa korban tewas akibat bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) bertambah menjadi 964 orang."Pada hari ini bertambah tiga, total korban meninggal dunia 964 orang," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam konferensi pers secara virtual, Selasa .Baca juga: Jokowi soal Penanganan Banjir Sumatera: Perlu Waktu, Insyaallah Bisa Kita LaluiAbdul mengatakan ada beberapa data korban tewas yang dicoret dari daftar karena jenazah tersebut ternyata merupakan jenazah yang telah dimakamkan sebelum terjadi bencana."Jadi ada beberapa korban di tiga kabupaten yang setelah diidentifikasi ternyata korban yang sudah meninggal sebelum terjadinya bencana, yang tercatat dikebumikan di kawasan terdampak banjir. Ini kemudian kami keluarkan dari data sehingga ada beberapa kali koreksi data," jelasnya.Baca juga: Ketua Komisi I DPR Usul Adanya Menteri Bencana: Ada Dirjen Longsor dan BanjirAbdul mengatakan kemungkinan korban jiwa masih akan terus bertambah seiring dengan pencarian korban hilang yang masih terus dilakukan."Jadi data ini terus di-update, dimutakhirkan dari setiap kabupaten atau kota di tiga provinsi yang dilakukan operasi pencarian dan pertolongan," ucapnya.Masih ada ratusan orang hilang ditelan banjir Sumatera."264 jiwa masih hilang dalam pencarian," kata Abdul Muhari.Rinciannya, 31 jiwa masih hilang di Aceh, 138 jiwa hilang di Sumatera Utara, dan 95 jiwa hilang di Sumatera Barat.Jumlah pengungsi dikatakannya sudah berkurang."Jumlah pengungsi yang kemarin terdata 1.057.482 jiwa, hari ini terdata di rekapitulasi provinsi menjadi 894.101 jiwa," kata dia.Salurkan bantuan Anda untuk korban banjir Sumatera lewat tautan kanal donasi di bawah ini:https://kmp.im/BencanaSumatera
(prf/ega)
Update BNPB: Korban Tewas Banjir Sumatera Bertambah Jadi 964 Orang
2026-01-12 10:33:58
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 10:24
| 2026-01-12 08:56
| 2026-01-12 08:02
| 2026-01-12 08:00
| 2026-01-12 07:52










































