Percepat Identifikasi Korban KM Putri Sakinah, Polda NTT Gelar Pemeriksaan Antemortem

2026-01-16 18:51:07
Percepat Identifikasi Korban KM Putri Sakinah, Polda NTT Gelar Pemeriksaan Antemortem
KUPANG, - Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan upaya serius dalam identifikasi korban musibah tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah di perairan Selat Padar, Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat.Selain operasi pencarian besar-besaran di laut, identifikasi korban dilakukan melalui kegiatan antemortem oleh tim Sidokkes Polres Manggarai Barat. Langkah ini diambil untuk mempercepat kepastian identitas korban apabila nantinya ditemukan oleh tim SAR.Kepala Bidang Humas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra, menyebut kegiatan antemortem telah dilaksanakan pada Minggu sebagai langkah antisipatif yang krusial.“Antemortem merupakan bagian penting dari penanganan bencana kemanusiaan. Ini dilakukan dengan mengumpulkan data korban saat masih hidup, termasuk ciri fisik dan sampel biologis, guna mendukung proses identifikasi secara ilmiah,” ujar Henry di Kupang, Senin pagi.Baca juga: Warga Temukan Jenazah Perempuan Diduga Putri Pelatih Valencia yang Hilang di Labuan BajoKegiatan antemortem dilaksanakan di Posko Antemortem dan Zasgo Hotel Labuan Bajo. Tim medis melakukan wawancara langsung kepada Ortuno Andrea, yang merupakan ibu sekaligus istri dari para korban yang hingga kini masih dalam pencarian.Dalam proses tersebut, petugas melakukan pendalaman terkait ciri fisik khusus para korban. Selain itu, dilakukan pengambilan sampel biologis berupa darah, air liur, dan rambut dari Ortuno Andrea.“Sampel ini disiapkan sebagai pembanding apabila nantinya diperlukan pemeriksaan DNA,” jelas Henry.Baca juga: Satu dari Empat Anggota Keluarga Pelatih Valencia Ditemukan Meninggal di Perairan Pulau Serai KomodoHenry menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam memberikan pelayanan maksimal kepada keluarga korban, terutama bagi warga negara asing yang terdampak musibah ini.Berdasarkan data kepolisian, terdapat empat korban warga negara asing (WNA) asal Spanyol yang masih dalam proses pencarian, yaitu:1. Martin Carreras Fernando (Laki-laki)2. Martin Garcia Mateo (Laki-laki)3. Martines Ortuno Maria Lia (Perempuan)4. Martines Ortuno Enriquejavier (Laki-laki)“Polda NTT berkomitmen menangani peristiwa ini secara profesional, humanis, dan transparan. Kami terus berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait, baik dalam operasi pencarian di laut maupun penanganan medis dan identifikasi korban,” pungkasnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Meski membawa teknologi kamera baru, rumor menyebut jumlah kamera belakang Xiaomi 17 Ultra justru dipangkas menjadi tiga, dari sebelumnya empat kamera pada Xiaomi 15 Ultra.Selain sensor 200 MP, ponsel ini diperkirakan mengusung kamera utama 50 MP serta kamera ultrawide 50 MP.Xiaomi juga dirumorkan bakal menjadi produsen pertama yang menghadirkan Leica APO zoom camera di ponsel. Teknologi ini diklaim mampu menghasilkan warna lebih akurat, detail lebih tinggi, serta performa makro yang lebih baik, termasuk dalam kondisi cahaya rendah.Di luar sektor kamera, Xiaomi 17 Ultra diperkirakan akan ditenagai chipset tercanggih Qualcomm saat ini, yakni Snapdragon 8 Elite Gen 5. Chipset tersebut bakal dipadukan dengan layar OLED berukuran 6,85 inci yang mendukung resolusi tinggi dan refresh rate tinggi.Baca juga: HP Xiaomi Redmi Note 15 Series Meluncur Global, Ini SpesifikasinyaDari sisi daya, ponsel ini dirumorkan mengusung baterai berkapasitas 7.000 mAh, meningkat dari 6.000 mAh pada generasi sebelumnya, dengan dukungan pengisian cepat hingga 100 watt.Soal desain, Xiaomi 17 Ultra disebut tidak banyak berubah dari pendahulunya. Ponsel ini dikabarkan tetap mengusung layar datar tanpa tepi melengkung, serta dilengkapi pemindai sidik jari ultrasonik di bawah layar untuk menunjang keamanan.Setelah debut di China pada pekan depan, Xiaomi 17 Ultra diyakini akan meluncur ke pasar global pada kuartal pertama atau sekitar bulan Januari-Maret 2026, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Android Headlines.

| 2026-01-16 17:09