Atasi Getok Harga, Pelaku UMKM di Labuan Bajo Diminta Transparan soal Harga Makanan dan Produk kepada Wisatawan

2026-01-12 06:34:03
Atasi Getok Harga, Pelaku UMKM di Labuan Bajo Diminta Transparan soal Harga Makanan dan Produk kepada Wisatawan
LABUAN BAJO,  - Sekretaris Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai Barat, Krispin Mesima, menekankan pentingnya transparansi harga oleh pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) kepada wisatawan.Hal ini disampaikan Krispin dalam kegiatan fasilitasi pendanaan dan pembiayaan UMKM yang berlangsung pada Rabu ."Transparansi soal harga itu penting. Itu demi menjaga citra pariwisata Labuan Bajo," ujar Krispin.Ia menambahkan bahwa semua pihak, termasuk pelaku UMKM, harus berkomitmen menjaga kualitas pariwisata di kawasan tersebut.Baca juga: Jangkar Kapal Rusak Terumbu Karang di Labuan Bajo, Bupati: Harus Ditentukan Area Berlabuh"Kita jaga image destinasi. Apapun yang dilakukan termasuk pelaku ekraf harus bisa menjamin destinasi. Transparansi dan tata kelola itu penting. Begitu pun pelayanan," tegasnya.Krispin menjelaskan bahwa kegiatan fasilitasi pendanaan dan pembiayaan tahun 2025 ini menyasar 10 UMKM di Kabupaten Manggarai Barat.Kegiatan ini bertujuan memberikan dukungan pendanaan dan pembiayaan bagi pelaku usaha."Ini merupakan salah satu inisiatif dari Dinas Parekrafbud Manggarai Barat untuk membangun ekosistem ekonomi kreatif dan telah berlangsung selama beberapa tahun. Kali ini, kami menargetkan sepuluh kelompok UMKM lokal,” jelasnya.Salah satu pelaku UMKM di bidang kuliner, Maria Goreti Jaimun Datang, mengapresiasi inisiatif Dinas Parekrafbud yang membantu pembiayaan usaha mereka.Baca juga: Gubenur NTT Soroti Jangkar Kapal Rusak Terumbu Karang di Labuan Bajo, Singgung Pariwisata BerkelanjutanMenurutnya, pelaku UMKM sering kali menghadapi kendala dalam biaya pengembangan usaha.“Bantuan dan kegiatan seperti ini sangat penting bagi saudara-saudara kami di Mbeliling dan sekitarnya. Permasalahan utama bagi pelaku UMKM di desa adalah kurangnya modal untuk memproduksi barang,” ungkap Maria.Ia juga berharap agar pemerintah memberikan akses bagi kelompok UMKM lokal untuk menitipkan produk mereka di beberapa lokasi strategis di Labuan Bajo.


(prf/ega)