JAKARTA, - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkap alasan Bupati Aceh Selatan Mirwan MS tetap berangkat umrah saat daerahnya tengah dilanda banjir dan longsor.Kepada Tito, Mirwan MS mengaku memiliki nazar sehingga ia memutuskan berangkat umrah, meski tidak menjelaskan secara spesifik mengenai nazarnya."Kita juga menyayangkan yang bersangkutan sampai tetap juga ke luar negeri. Yang bersangkutan saya tanya, menyatakan bahwa sudah punya nazar, saya enggak tahu nazar apa, dan kemudian melaksanakan ibadah umrah," ujar Tito dalam jumpa pers di Kantor Kemendagri, Jakarta, Selasa .Baca juga: Kronologi Bupati Aceh Selatan Umrah: Izin Ditolak Gubernur, tetapi Tetap BerangkatTito menjelaskan kepada Mirwan bahwa membantu rakyat adalah ibadah yang paling utama sebagai kepala daerah.Apalagi, kata dia, warga Aceh Selatan sedang dalam keadaan kesulitan akibat bencana."Yang bersangkutan mengatakan sudah membantu, tapi kan tidak cukup, sekadar hanya membantu masyarakat. Ada masalah-masalah lain yang perlu diselesaikan di sana," kata Tito."Jadi tidak cukup hanya dengan memberikan bantuan terus pergi begitu. Ada persoalan yang harus diselesaikan, dan itu membutuhkan leadership, kepemimpinan. Apalagi bupati yang dipilih rakyat," ujar dia melanjutkan.Baca juga: Mendagri Sebut Bupati Aceh Selatan Mestinya Tunda Umrah: Kan Sunah, Bantu Warga Juga IbadahTito juga mengingatkan bahwa umarh merupakan ibadah yang bersifat sunah sehingga semestinya bisa ditunda."Kalau umrah ya bisa ditunda, kan sunah ya. Sementara ini masyarakat, membantu rakyat, itu ibadah juga dan ibadah menurut saya ibadah yang utama gitu," kata Tito.Diberitakan, Mirwan MS diberhentikan sementara dari jabatan bupati Aceh Selatan selama 3 bulan buntut berangkat umrah saat daerahnya dilanda bencana.
(prf/ega)
Alasan Bupati Aceh Selatan Berangkat Umrah Saat Bencana: Punya Nazar
2026-01-11 04:15:35
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 04:07
| 2026-01-11 03:35
| 2026-01-11 02:33
| 2026-01-11 01:58










































