Beras Catat Deflasi Terdalam Sejak Juni 2024, BPS Ungkap Penyebabnya

2026-01-16 14:52:53
Beras Catat Deflasi Terdalam Sejak Juni 2024, BPS Ungkap Penyebabnya
JAKARTA, - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa komoditas beras kembali mengalami deflasi pada November 2025. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, menyebut deflasi beras bulan lalu mencapai 0,59 persen dengan andil deflasi 0,02 persen.BPS mengidentifikasi beberapa faktor utama yang mendorong turunnya harga beras. Pertama, meningkatnya pasokan akibat musim panen di sejumlah wilayah. Selain itu, terjadi penyesuaian harga pada beberapa kualitas beras. Faktor berikutnya adalah dampak dari penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang semakin intensif ke pasar-pasar.“Secara historis, komoditas beras memang cenderung mencatat deflasi pada November dan kembali inflasi pada Desember,” ujarnya dalam konferensi pers Rilis Berita Resmi Statistik di Jakarta pada Senin .Baca juga: BPS: Inflasi November Stabil, Papua Tertinggi, Aceh Deflasi“Beras mengalami inflasi pada November 2022 dan 2023, kemudian berbalik deflasi pada November 2024 dan 2025. Deflasi tahun ini bahkan lebih dalam dibandingkan bulan sebelumnya,” jelasnya.Menurut Pudji, penurunan harga beras terjadi di 28 provinsi, sementara delapan provinsi mencatat inflasi dan dua provinsi lainnya stabil. Secara historis, pola harga beras pada November menunjukkan perubahan signifikan dalam dua tahun terakhir.Ia menjelaskan bahwa beras telah mencatat deflasi secara bulanan dalam tiga bulan terakhir. Deflasi 0,59 persen pada November 2025 menjadi yang terdalam sejak Juni 2024.Meski demikian, ia menegaskan bahwa perkembangan harga Desember 2025 baru akan dipastikan pada rilis resmi awal tahun depan.Pada awal 2025, deflasi beras sudah berlangsung empat kali. Sebelumnya terjadi pada April. Saat itu deflasi beras mencapai 0,06 persen yoy. Kemudian pada September 2025 deflasi beras sebesar 0,01 persenmtm dan pada Oktober deflasi 0,27 persen mtm.Baca juga: Deflasi Beras Tekan Inflasi Oktober 2025, Mentan Amran: Bukti Sinergi Lintas Sektor


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-01-16 12:51