Prosesi Pemakaman Jenazah Pakubuwono XIII, Kusir: Puasa Mutih Terpaksa Ditinggalkan

2026-02-04 01:24:30
Prosesi Pemakaman Jenazah Pakubuwono XIII, Kusir: Puasa Mutih Terpaksa Ditinggalkan
– Prosesi pemakaman Raja Keraton Kasunanan Solo, Pakubuwono XIII, digelar Rabu .Pangarso Dalem Kanjeng Pangeran Setyanto Nagoro mendapat mandat langsung dari Keraton Solo sebagai kusir kereta jenazah Pakubuwono XIII.Ia membawa kereta jenazah menuju rumah dinas Wali Kota Solo, Loji Gandrung, sebelum diteruskan ke pemakaman PB XIII di Kompleks Makam Raja-Raja Mataram, Imogiri, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.Baca juga: Rute Lengkap Iring-Iringan Jenazah Pakubuwono XIII dari Solo, Jogja, hingga ImogiriSetyanto menjelaskan, berbagai persiapan telah dilakukan demi kelancaran prosesi sakral tersebut.“Sejauh ini semua kereta dalam kondisi baik. Kemarin seperti kereta itu masih dibuka diberi oli roda-roda itu. Bahannya masih baik semua,” ujar Pangarso Dalem KP Setyanto Nagoro kepada Kompas.com, Selasa sore.Dalam tradisi Keraton Solo, setiap pihak yang ditugaskan membawa benda pusaka atau simbol-simbol keraton diwajibkan menjalani puasa mutih selama tujuh hari sebagai bentuk ritual menenangkan diri.Namun, karena waktu yang mendesak, Setyanto mengaku tidak sempat menjalani puasa tersebut.“Sebetulnya kalau pakai kereta di dalam itu khususnya ada ritual. Biasanya puasa mutih tujuh hari,” jelas Setyanto, seperti yang dikutip Tribunsolo, Rabu .Meski demikian, Setyanto berkomitmen untuk memastikan keselamatan kereta, kuda, dan kelancaran prosesi.Baca juga: Tradisi Brobosan, Penghormatan Terakhir Keluarga kepada Jenazah Pakubuwono XIIIDikutip dari Perpustakaan Digital Budaya Indonesia, secara umum, puasa mutih adalah suatu ritual yang dilakukan dengan tidak makan maupun minum apapun, kecuali nasi putih dan air putih.Kata “mutih” berasal dari bahasa Jawa yang berarti putih atau bisa juga dimaknai bersih atau suci.Puasa mutih dalam budaya Jawa biasanya hanya dilakukan di waktu-waktu tertentu, seperti membawa kereta pusaka dan saat bulan purnama.Jangka waktu puasa mutih biasanya dalam kelipatan ganjil, seperti 3, 7, dan 41 hari.Bagi Setyanto, sebetulnya puasa mutih sebelum membawa jenazah raja Keraton Solo bukan sekedar tradisi.Ia menyebutnya sebagai cara menenangkan diri sebelum menjalankan tugas berat membawa simbol-simbol sakral keraton.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Bodinya juga dibuat ringan, hanya 29 gram tanpa strap, dengan rangka aluminium alloy dan satu tombol crown stainless steel untuk navigasi.Honor membekali Watch X5 dengan sertifikasi IP68 + 5ATM, sehingga aman untuk berenang maupun dipakai aktivitas outdoor.Di sektor fitur, Honor Watch X5 membawa sensor lengkap mulai dari PPG heart-rate monitor, SpO2, kompas, gyroscope, barometer, hingga accelerometer.Jam tangan ini mendukung lebih dari 120 mode olahraga, lengkap dengan fitur route recording, panduan stretching, dan voice coaching saat pengguna berlatih.Untuk kesehatan, Watch X5 menyediakan pemantauan detak jantung 24 jam, saturasi oksigen, stres, analisis tidur, hingga pelacakan kesehatan wanita. Semua data dapat dipantau melalui aplikasi Honor Health.Navigasi outdoor makin akurat berkat dukungan GNSS lima sistem (BeiDou, GPS, GLONASS, GALILEO, QZSS). Konektivitasnya didukung Bluetooth 5.3 untuk panggilan telepon, serta NFC yang dapat dipakai untuk akses pintu atau pembayaran offline di wilayah tertentu.Honor Fitur lengkap Honor Watch X5.Daya tahan baterainya juga cukup panjang. Honor mengeklaim Watch X5 bisa bertahan hingga 14 hari dalam pemakaian normal, atau sekitar 5 hari jika fitur Always-On Display aktif. Pengisian daya dilakukan lewat konektor magnetik pogo-pin.Baca juga: Ini Dia Coros Pace 4, Smartwatch Ringan untuk Pelari dengan GPS Lebih AkuratFitur tambahan lainnya mencakup remote camera shutter, pemutar musik, mode Do Not Disturb, hingga mini-games.Honor Watch X5 kompatibel dihubungkan dengan smartphone Android 9.0 ke atas dan iPhone yang menjalankan iOS 13 ke atas.Jam tangan ini tersedia dalam dua warna, yaitu Phantom Black dan Moonlight White dengan tali silikon, seperti dihimpun KompasTekno dari GizmoChina.

| 2026-02-04 08:18