Presiden Meksiko Hampir Dicium Pria Saat Sapa Warga, Pelaku Ditangkap

2026-02-04 06:10:52
Presiden Meksiko Hampir Dicium Pria Saat Sapa Warga, Pelaku Ditangkap
Seorang pria ditangkap usai diduga melakukan pelecehan terhadap Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum. Pelaku tertangkap kamera diduga meraba hingga hampir mencium Presiden Sheinbaum.Dilansir AFP, Rabu , insiden itu terjadi pada Selasa waktu setempat saat Sheinbaum menyapa para warga. Saat itu Sheinbaum sedang berjalan menuju sebuah acara di dekat istana kepresidenan Meksiko.Sheinbaum awalnya bercengkrama dengan warga sekitar. Di tengah momen itu, pelaku kemudian mendekati Sheinabum dengan merangkul bahunya. Pria tersebut juga tampak menyentuh bagian tubuh lainnya dari Sheinbaum sambil mencoba mencium Presiden Meksiko itu.Tindakan pelaku ini juga viral di media sosial. Dalam video viral itu terlihat seorang petugas pengamanan presiden langsung menarik pelaku. Otoritas keamanan Meksiko mengatakan pelaku saat ini telah ditangkap.Kepala Kementerian Pemberdayaan Perempuan Meksiko--sebuah departemen yang dibentuk oleh Sheinbaum--mengomentari insiden tersebut. Kementerian tersebut mengutuk keras tindakan pelecehan yang dilakukan pelaku."Kami mengutuk tindakan yang dialami presiden kami hari ini," ujar Menteri Citlali Hernandez dalam sebuah unggahan di X yang juga mengecam apa yang disebutnya sikap macho yang menormalkan gangguan yang tidak diinginkan pada ruang pribadi dan tubuh perempuan.Peristiwa ini menyoroti masalah laten di Meksiko. Sekitar 70 persen perempuan Meksiko berusia 15 tahun ke atas mengalami setidaknya satu insiden pelecehan seksual dalam hidup mereka, menurut data dari UN Women.Tonton juga Video: Kondisi Miss Meksiko Fatima Bosch Setelah Insiden Walk Out[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Perubahan Anggaran Dasar dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap ketentuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (UU BUMN). Salah satu implikasi penting dari penyesuaian tersebut adalah perubahan nama perseroan, dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk menjadi PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.Sementara itu, pelimpahan kewenangan persetujuan RKAP 2026 dan RJPP 2026-2030 kepada Dewan Komisaris dijalankan dengan tetap mengedepankan mitigasi risiko serta prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan seluruh keputusan RUPSLB merupakan bagian dari konsolidasi tata kelola perseroan agar semakin adaptif terhadap regulasi dan tantangan bisnis ke depan.Baca juga: Dana Rp 2,5 Miliar Digelontorkan, PGN Percepat Bantuan Banjir Aceh–Sumut“Penyesuaian yang disetujui pemegang saham bertujuan memastikan keselarasan anggaran dasar Perseroan dengan ketentuan regulasi yang berlaku, sekaligus memperkuat kejelasan peran, mekanisme pengambilan keputusan, dan akuntabilitas pengelolaan perusahaan secara berkelanjutan,” ujar Fajriyah.PGN menilai, langkah strategis yang diputuskan dalam RUPSLB ini mencerminkan komitmen kuat perusahaan dalam menjaga kepastian regulasi, memperkokoh struktur tata kelola, serta memastikan keberlanjutan kinerja jangka panjang. Upaya tersebut sejalan dengan mandat PGN sebagai subholding gas di bawah PT Pertamina (Persero), khususnya dalam mendukung ketahanan dan transisi energi nasional.

| 2026-02-04 07:05