JAKARTA, - Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) memperkuat kapasitas digital masyarakat khususnya UMKM dengan menghadirkan program Peruri Literasi dan Edukasi Masyarakat Digital (PRISMA). Dengan acara ini, Peruri turut membantu UMKM beradaptasi dan bertumbuh secara aman di ruang digital melalui pemahaman teknologi yang lebih cerdas, etis, dan bertanggung jawab. Tahun ini, PRISMA menekankan pentingnya keamanan digital sebagai fondasi utama keberhasilan usaha di era digital. Dengan demikian, penting untuk memperkuat kemampuan pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi secara bijak, aman, dan efektif sehingga mampu meningkatkan daya saing mereka di pasar digital yang semakin kompetitif. POH Kepala Biro Strategic Corporate Branding dan TJSL Peruri, Yahdi Lil Ihsan mengatakan, program PRISMA menjadi salah satu wujud nyata komitmen PERURI dalam mendorong kemajuan UMKM dan pemberdayaan masyarakat melalui penguatan kapasitas digital. “Di era yang semakin terhubung, kita tidak hanya dituntut mampu menggunakan teknologi, tetapi juga bagaimana memanfaatkannya untuk meningkatkan produktivitas dan menjaga keamanan data,” ujar Yahdi dalam keterangan tertulis, Rabu . Baca juga: Pesanan Pita Cukai 2026 Tembus 25 Juta Lembar, Bea Cukai Gandeng Peruri Percepat Produksi Ia menambahkan, pelaksanaan PRISMA dirancang sebagai pelatihan interaktif satu hari yang menggabungkan studi kasus, sesi dialog, dan paparan materi aplikatif. Metode ini memastikan peserta tidak hanya memahami konsep-konsep digital, tetapi juga mampu mengidentifikasi risiko siber, menjaga keamanan data, mengelola bisnis online secara efektif, dan memperluas jangkauan pemasaran dengan cara yang aman dan berkelanjutan. Hingga 2025, PRISMA telah menggandeng lebih dari 100 UMKM dari berbagai wilayah Jabodetabek, dan dalam tiga tahun terakhir Peruri secara konsisten menyelenggarakan program literasi serta edukasi digital sebagai wujud komitmen perusahaan dalam membangun masyarakat yang lebih siap, terlindungi, dan berdaya di era digital. Program PRISMA menghadirkan tiga pembicara dari kalangan praktisi dan internal Peruri. Livestream Specialist di sebuah perusahaan FMCG multinasional Fajar Himawan membawakan materi seputar perilaku digital yang cerdas, keamanan digital, serta strategi konten dan perilaku aman dalam social commerce. Fajar memberikan pemahaman mendalam mengenai cara membangun kehadiran digital yang profesional sekaligus aman, khususnya bagi UMKM yang mengandalkan platform digital untuk berjualan dan berinteraksi dengan konsumen. Baca juga: Dorong UMKM Naik Kelas, Peruri Gelar Digital Entrepreneur Academy 2025 Selanjutnya, Agung Muhammad Reza atau dikenal sebagai goodlybetter, seorang entrepreneur, content creator, dan brand marketer, berbagi strategi pemasaran digital yang aplikatif bagi UMKM. Agung memaparkan bagaimana storytelling yang tepat dapat meningkatkan daya tarik sebuah brand, bagaimana marketplace dimaksimalkan sebagai kanal penjualan, serta bagaimana UMKM dapat membangun identitas merek yang kuat dan relevan. Pendekatan Agung menekankan bahwa pemasaran digital yang efektif tidak selalu memerlukan biaya besar, tetapi membutuhkan konsistensi, cerita yang kuat, dan pemahaman pasar. Sesi terakhir disampaikan oleh Coordinator of Channel Management Peruri Holongan Simanjuntak, yang memperkenalkan rangkaian inovasi dan produk digital PERURI yang berperan penting dalam menjaga keamanan identitas digital masyarakat dan pelaku usaha. Holongan menjelaskan bagaimana layanan seperti sertifikat elektronik, tanda tangan digital, dan sistem autentikasi lain dapat membantu UMKM mengamankan transaksi, melindungi data bisnis, serta meningkatkan kredibilitas mereka di dunia digital.
(prf/ega)
Tingkatkan Daya Saing, Peruri Perkuat Kapasitas Digital UMKM
2026-01-13 05:25:59
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-13 06:13
| 2026-01-13 06:07
| 2026-01-13 04:58
| 2026-01-13 04:36
| 2026-01-13 03:50










































