Hari Ibu 2025, Puan Gaungkan Peran Perempuan sebagai "Mothers of the Earth" Penjaga Lingkungan

2026-01-12 13:01:56
Hari Ibu 2025, Puan Gaungkan Peran Perempuan sebagai
– Ketua DPR RI Puan Maharani menekankan peran strategis perempuan dalam menjaga dan melestarikan lingkungan bertepatan dengan peringatan Hari Ibu yang jatuh setiap 22 Desember.Ia mengajak seluruh perempuan Indonesia untuk aktif terlibat dalam upaya keberlanjutan sebagai Mothers of the Earth.“Hari Ibu di Indonesia yang diperingati setiap tanggal 22 Desember memiliki ciri khas unik yang tidak boleh dilupakan sejarahnya,” ujar Puan dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin .Ia menjelaskan bahwa Hari Ibu di Indonesia berakar dari Kongres Perempuan Indonesia pertama yang digelar pada 22–25 Desember 1928 di Yogyakarta, sebagai tanda kebangkitan pergerakan perempuan.Puan menekankan bahwa warisan sejarah itu menegaskan perempuan bukanlah penonton, melainkan pelaku aktif dalam berbagai bidang kehidupan.Baca juga: Hari Ibu, Saatnya Perempuan Bicara soal Uang dan Kesehatan Finansial“Menyertakan perempuan dalam proses pembangunan bukan sekadar kebijakan afirmatif, tetapi juga merupakan bentuk penghargaan terhadap harkat dan martabat manusia,” ujarnya.Dalam konteks pembangunan, Puan menyoroti isu keberlanjutan (sustainability) sebagai tantangan zaman yang harus dicermati.Mantan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) itu mengingatkan bahwa keberlanjutan tidak hanya soal lingkungan, tetapi juga menyangkut kesejahteraan sosial.“Keberlanjutan adalah isu tentang apakah cucu cicit kita masih dapat melihat keindahan alam Indonesia dan menikmati udara segar yang kita hirup sekarang. Kita juga harus bicara tentang kesenjangan sosial, ketimpangan ekonomi, serta upaya menghadirkan kehidupan yang layak bagi seluruh manusia,” katanya.Baca juga: Hari Ibu, Waktunya Perempuan Tingkatkan Kesadaran Deteksi KankerPuan menekankan bahwa perempuan memiliki kedekatan khusus dengan sumber-sumber kehidupan dan tanggung jawab sosial, sehingga memiliki perspektif kuat dalam memperjuangkan isu-isu keberlanjutan.“Sebagai Mothers of the Earth, perempuan memiliki peran untuk melindungi bumi dan masa depan generasi mendatang,” jelasnya.Ia menambahkan, peran perempuan dalam keberlanjutan tidak hadir tiba-tiba, melainkan lahir dari pengalaman hidup dan tanggung jawab sosial.“Sebagai perempuan, sudah menjadi kodrat kita menjadi tempat lahirnya kehidupan seorang manusia,” tutur cucu Bung Karno itu.Mayoritas perempuan, kata Puan, berada di garis depan dalam membesarkan dan merawat anak-anak di keluarga, sehingga memiliki perspektif kuat dalam melihat masa depan.Baca juga: Peringati Hati Antikorupsi Sedunia, Puan Maharani: Perempuan Harus Jadi Benteng Awal Melawan Korupsi“Perspektif perempuan bukan untuk menggantikan perspektif laki-laki, melainkan untuk melengkapi. Karena perempuan memiliki pengalaman dan kebutuhan berbeda dari laki-laki, diperlukan kebijakan yang bernafaskan keadilan gender,” lanjut Puan.


(prf/ega)