Gagal Akhiri Perang Ukraina, Trump Sebut Para Pemimpin Eropa Lemah

2026-02-03 12:36:55
Gagal Akhiri Perang Ukraina, Trump Sebut Para Pemimpin Eropa Lemah
- Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengkritik kegagalan para pemimpin Eropa dalam menghentikan perang di Ukraina.Trump bahkan menyebut pemimpin Eropa lemah dan menyarankan AS mengurangi dukungan untuk Ukraina."Saya pikir mereka lemah, tetapi saya juga berpikir mereka ingin bersikap sangat politis. Saya pikir mereka tidak tahu harus berbuat apa," ujarnya dalam wawancara dengan Politico.Dikutip dari BBC, kritik terbaru Trump muncul sehari setelah para pemimpin Eropa berkumpul di London untuk membahas upaya bersama dalam menghentikan pertempuran di Ukraina.Menurutnya, pemimpin Eropa gagal mengendalikan migrasi atau mengambil tindakan tegas untuk mengakhiri perang Ukraina dengan Rusia, menuduh mereka membiarkan Kyiv terus berperang.Baca juga: AS-Meksiko “Rebutan” Air, Trump Ancam Tarif Tambahan 5 PersenDalam wawancara itu, ia mengeklaim negosiator Ukraina menyukai proposal yang didukung AS. Namun, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky belum membacanya.Trump juga mengulangi seruan sebelumnya agar Kyiv menyelenggarakan pemilu dan menuding mereka menggunakan perang untuk menundanya."Tahukah Anda, mereka berbicara tentang demokrasi, tetapi sampai pada titik di mana itu bukan demokrasi lagi," jelas dia.Diketahui, masa jabatan Zelensky seharusnya berakhir pada Mei 2024. Akan tetapi, pemilu telah ditangguhkan sejak darurat militer berlaku usai invasi Rusia.Trump juga mengklaim perpecahan ideologis kini mengancam akan menghancurkan aliansi Washington dengan Eropa.Baca juga: Kenapa Trump Selalu Cawe-cawe Urusan Negara Lain?Menanggapi kritik itu, Menteri Luar Negeri Inggris, Yvette Cooper mengatakan, Trump hanya melihat Eropa sebagai "kekuatan".Sebab, para pemimpin Eropa disebut telah berupaya untuk mengambil peran dalam upaya yang dipimpin AS guna mengakhiri perang.Namun, mereka khawatir akan melemahkan kepentingan jangka panjang Eropa demi penyelesaian yang cepat.Sementara itu, Zelensky dalam unggahannya di X mengatakan, Ukraina dan Eropa secara aktif bekerja sama untuk mengakhiri perang.Menurutnya, elemen rencana Ukraina dan Eropa saat ini lebih berkembang.Soal penyelenggaraan pemilu di Ukraina, Zelensky mengaku siap dan meminta proposal yang dapat mengubah undang-undang disusun.Ia menyebutkan, pemilu dapat berlangsung dalam 60 hari hingga 90 hari ke depan jika keamanan terjamin dengan bantuan AS dan sekutu.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Selain kecepatan internet mobile, DataReportal x Ookla ini juga mengungkap kecepatan internet kabel (fixed broadband) di Indonesia.Adapun median download speed internet kabel di Indonesia kini tercatat di 39,88 Mbps, naik 24,4 persen dari tahun lalu.Sementara median upload kini tercatat di angka 26,61 Mbps (naik 37,4 persen) dan latensi di angka 7 ms (turun 12,5 persen).Perlu dicatat, laporan ini menggunakan pengukuran median. Ini merujuk pada kecepatan rata-rata tengah ketika pengguna mengunduh data dari internet ke perangkat.Berbeda dengan rata-rata biasa (mean) yang bisa dipengaruhi oleh hasil pengukuran ekstrem, median menunjukkan angka tengah dari seluruh tes kecepatan.Artinya, setengah pengguna di Indonesia mendapatkan kecepatan unduh di bawah 45,01 Mbps, dan setengahnya lagi di atas angka tersebut, ketika menggunakan data seluler. Dengan cara ini, data dianggap lebih merepresentasikan pengalaman nyata pengguna sehari-hari.speedtest Dalam kategori internet seluler, Bekasi menempati posisi ke -118 (dari 148 kota) secara global, sekaligus menjadi yang tertinggi di Indonesia dengan kecepatan unduh (download speed) median 54,59 MbpsDalam laporan Ookla yang dipublikasi secara terpisah, Bekasi dan Jakarta Selatan (Jaksel) tercatat sebagai kota dengan internet tercepat di Indonesia, kecepatannya tembus di atas 50 Mbps untuk data seluler.Baca juga: Kecepatan Internet Indonesia Meningkat 10 Kali Lipat sejak 2014Laporan Speedtest merinci, dalam kategori internet seluler, Bekasi punya nilai tengah download speed 54,59 Mbps. Sementara Jaksel dengan 52,29 Mbps.Selain itu, Speedtest juga mengukur angka tengah kecepatan unggah (upload speed) dan latensi.Menurut laporan Speedtest, Bekasi punya kecepatan unggah 21,05 Mbps dan latensi 18 ms. Sementara, Jaksel punya kecepatan unggah 17,84 Mbps dan latensi 20 ms.Capaian ini menjadikan keduanya sebagai representasi kota dengan internet tercepat di Indonesia, meski secara global posisinya masih di papan bawah.

| 2026-02-03 11:57