JAKARTA, - Muchdi Purwoprandjono atau yang dikenal sebagai Muchdi Pr ditetapkan sebagai Ketua Umum Berkarya periode 2025-2030.Mantan Deputi V Badan Intelijen Negara (BIN) tersebut terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Nasional (Munas) I Partai Berkarya yang digelar pada 30 Oktober-1 November 2025.Munas yang menetapkan Muchdi PR itu dihadiri oleh 38 Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Provinsi dan 416 Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kabupaten/Kota dari seluruh Indonesia serta diikuti oleh unsur DPP, organisasi sayap, dan para kader senior Partai Berkarya.Sekretaris Jenderal Partai Berkarya, Irmanjaya Thaher menyampaikan bahwa hasil Munas I itu akan segera didaftarkan dan dilaporkan kepada Kementerian Hukum (Kemenkum) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai bagian dari konsolidasi hukum dan administratif partai."Keputusan munas ini sah, konstitusional, dan demokratis. Seluruh peserta hadir secara fisik dan daring dengan mandat sah. Dengan semangat baru, kita akan wujudkan Partai Berkarya sebagai partai suara bangsa,” kata Irmanjaya dalam keterangan diterima di Jakarta, Minggu , dikutip dari Antaranews.Baca juga: Munas Tetapkan Muchdi PR Ketua Umum Partai Berkarya Periode 2025-2030Lantas, siapa Muchdi PR dan bagaimana rekam jejaknya?Purnawirawan TNI Angkatan Darat (AD) dengan pangkat terakhir mayor jenderal ini memutuskan bergabung dengan Partai Berkarya pada 2018.Sebelum menjadi Ketua Umum, Muchdi PR pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina dan Wakil Ketua Umum Partai Berkarya.Namun sebelumnya, Muchdi PR pernah tergabung dengan Partai Gerindra pada 2008. Bahkan, disebut merupakan pendiri partai yang digawangi Prabowo Subianto tersebut dan pernah menduduki jabatan wakil ketua umum.Diberitakan Kompas.com, setelah keluar dari Gerindra pada 2011, Muchdi PR sempat bergabung dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).Namun, dia tidak lama bersama dengan partai berlambang Ka’bah tersebut. Muchdi PR keluar dari PPP pada 2016.Baca juga: Profil Ketua Umum Partai Berkarya: dari Tommy Soeharto hingga Muchdi PrDalam karier kemiliteran, Muchdi PR pernah menduduki beberapa posisi strategis, seperti Pangdam VI/Tanjung Pura pada 1997 sampai 1998 dan Komandan Jenderal Kopassus pada 1998 sampai 1999.Dia kemudian ditarik ke BIN dengan posisi Deputi V atau penggalangan pada 2001 sampai 2005.Selepas menjadi agen intelijen BIN (2005-2006), Muchdi Pr kemudian bergabung ke Partai Gerindra mulai 2008 sampai 2011. Di partai itu dia bahkan sempat menjadi Wakil Ketua Umum.Nama Muchdi PR sempat ramai diperbincangkan pada tahun 2000an. Pasalnya, dia sempat ikut terjerat dalam kasus pembunuhan aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Munir Said Thalib pada 2004.
(prf/ega)
Profil Muchdi PR, Ketua Umum Partai Berkarya Periode 2025-2030
2026-01-12 04:14:35
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 03:53
| 2026-01-12 02:57
| 2026-01-12 02:26
| 2026-01-12 01:55










































