Guru Honorer di Lombok Tengah NTB Mengingat Saat Nadiem Makarim Jabat Mendikbud Ristek

2026-01-12 15:15:54
Guru Honorer di Lombok Tengah NTB Mengingat Saat Nadiem Makarim Jabat Mendikbud Ristek
Jakarta - Kisah inspiratif datang dari pelosok Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) menggambarkan sisi lain dari Nadiem Makarim selama menjabat sebagai Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek).Jauh dari kesan formal protokoler, Nadiem sempat memberikan kejutan besar bagi seorang guru honorer bernama Sukardi Malik dengan mengunjungi kediamannya secara mendadak bahkan memutuskan untuk menginap semalam di sana.Sukardi mengenang momen tersebut dengan penuh haru. Awalnya, ia dan keluarga sempat merasa tegang saat melihat rombongan berseragam putih datang, bahkan mengira tamu tersebut adalah petugas bank.AdvertisementNamun, ketegangan itu berubah menjadi rasa tidak percaya yang membahagiakan saat menyadari bahwa tamu yang duduk di "beruga" (balai-balai khas Lombok) rumahnya adalah sang Menteri Pendidikan."Saya sangat gugup. Beliau datang tanpa konfirmasi formal, duduk bersama saya, dan bahkan dengan lahap menikmati hidangan ubi kayu yang ada di rumah kami," ujar Sukardi, yang disampaikan melalui keterangan tertulis, Senin .Dalam suasana yang akrab tersebut, Nadiem justru lebih banyak mendengar daripada berbicara, menggali realita kehidupan seorang pendidik di daerah terpencil.Dalam diskusi santai tersebut, Sukardi menceritakan pergulatan batinnya menjadi guru honorer. Meski sempat mencoba peruntungan sebagai pekerja kasar di Kalimantan dengan penghasilan lebih besar, panggilan hati nurani untuk mendidik anak-anak di desanya membuat Sukardi kembali ke sekolah.Kisah dedikasi ini disimak mendalam oleh Nadiem. Menurut Sukardi, mantan menteri tersebut tampak sangat fokus mencari solusi nyata bagi kesejahteraan guru honorer yang selama ini sering terabaikan. 


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Selain itu, ia juga berpesan agar seluruh ASN di Indonesia tetap menjaga integritas dan terus melayani masyarakat dengan hati.Rini menegaskan bahwa ASN harus bekerja secara profesional untuk mendukung tugas-tugas pemerintahan. Pasalnya, Korpri berperan sebagai simbol persatuan, kolaborasi, dan stabilitas nasional melalui kerja sama seluruh komponen bangsa.Lebih lanjut, Penasihat Harian Dewan Pengurus Korpri Nasional ini berharap agar anggota Korpri bekerja dengan inovasi dan efisiensi, serta mengedepankan pelayanan cepat, hemat, dan transparan melalui pemanfaatan teknologi digital.“Saya berharap Korpri menjadi rumah para ASN dan menjadi wadah yang bermanfaat bagi para ASN dan tentunya untuk memudahkan para ASN berkolaborasi. Sekali lagi selamat kepada Korpri. Selamat Hari Ulang Tahun ke-54,” ucap Rini.Baca juga: 29 November Memperingati Hari Apa? Ini Sejarah HUT KORPRI dan Tema Peringatan 2025Pada kesempatan tersebut, ia juga mengajak para anggota Korpri untuk memperkuat solidaritas dan mendukung penanganan bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan sejumlah wilayah lainnya.Upaya tersebut merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian antarsesama untuk setidaknya meringankan beban saudara se-Tanah Air yang terdampak bencana.Sementara itu, Ketua Umum (Ketum) Dewan Pengurus Korpri Zudan Arif Fakrulloh menekankan bahwa Korpri merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pemerintah.Oleh karena itu, ia mengajak para anggota untuk menerapkan kesiapsiagaan Korpri dalam mendorong percepatan pembangunan nasional sejalan dengan Asta Cita Pemerintah Indonesia.Baca juga: Menteri PPN Ajak Perguruan Tinggi Berkontribusi dalam Pembangunan Nasional

| 2026-01-12 15:37