Oknum Polair Diduga Kerap Palak Nelayan di Laut Pamekasan, Kasat: Kami Selidiki

2026-01-13 07:23:46
Oknum Polair Diduga Kerap Palak Nelayan di Laut Pamekasan, Kasat: Kami Selidiki
PAMEKASAN, - Satuan Kepolisian Air (Polair) Polres Pamekasan akan menyelidiki dugaan pemalakan oleh oknum petugas terhadap nelayan di tengah laut Pamekasan.Sebelumnya, sejumlah nelayan Pamekasan mengeluhkan oknum berseragam Polair dari luar Pamekasan meminta uang di tengah laut dengan nominal bervariatif, mulai Rp 300.000 hingga Rp 1 juta dengan dalih surat nelayan tidak aktif.Kasat Polair Polres Pamekasan Ipda Isrok Wahyudi mengaku baru mendapatkan informasi tentang adanya dugaan tindakan oknum petugas.Baca juga: 86.000 Warga Pamekasan Terancam Kehilangan Jaminan Kesehatan, Wabup-DPRD Sambangi BPJS Pusat"Justru saya mendapatkan informasi sekarang. Kami akan menyelidiki kebenarannya," katanya.Isrok mengatakan, anggota Polair Polres Pamekasan tidak akan melakukan tindakan yang merugikan. Menurutnya, anggota Polair Pamekasan justru sering membantu nelayan dan sudah banyak yang kenal.Baca juga: 4.160 PPPK Paruh Waktu Dilantik, Bupati Pamekasan: Harus Patuh AturanPihaknya mengaku perlu mendapatkan keterangan dari sejumlah pihak terkait adanya dugaan pemalakan tersebut."Kalau memang terbukti ada oknum terlibat kami akan beri peringatan," tegasnya.Isrok membenarkan sering ada BKO Polair dari daerah lain ke wilayah hukumnya. Namun, selama ini tidak pernah mendapatkan informasi soal adanya dugaan pemalakan tersebut."Sejauh ini kami tidak mencurigai adanya hal itu. Tapi kami akan menyelidikinya," tuturnya.Sebelumnya, nelayan berinisial NR mengatakan, oknum Polair sering mendekati kapal nelayan saat siang hari. Mereka memeriksa dokumen kapal dan isi kapal nelayan di tengah laut."Waktunya tidak tentu. Tapi rata-rata siang hari. Hal itu selalu membuat kami khawatir," ucapnya.Menurutnya, informasi tentang oknum Polair di tengah laut sudah santer di masyarakat sejak lama. Namun, nelayan ketakutan untuk bercerita terang-terangan.


(prf/ega)