Konsumsi BBM Lepas L8 Diklaim Tembus 67 Km per Liter

2026-02-02 02:27:58
Konsumsi BBM Lepas L8 Diklaim Tembus 67 Km per Liter
JAKARTA , - Persaingan mobil elektrifikasi di Indonesia kian ramai, dan salah satu pemain baru yang ikut mencuri perhatian adalah Lepas L8.Model ini hadir dengan teknologi hybrid yang diklaim mampu memberikan efisiensi bahan bakar jauh di atas rata-rata mobil konvensional.Meningkatnya minat konsumen terhadap kendaraan yang hemat BBM, ada satu pertanyaan yang paling sering muncul adalah seirit apa konsumsi bahan bakar minyak (BBM).Menjawab hal tersebut, Indra Wirabakti, Product Manager Lepas Indonesia, membeberkan angka efisiensi yang telah diuji oleh pihak pabrikan. Menurutnya, L8 menawarkan konsumsi bahan bakar yang sulit disaingi mobil sekelasnya.Baca juga: Referensi Modifikasi BAIC BJ30 Hybrid dan BJ40 Plus di GJAW 2025“Kombinasi konsumsi BBM antara kondisi baterai dan bensin full kita bisa mendapatkan 1,49 liter per 100 kilometer (sekitar 67 Km per liter) ,” ujar Indra, di ICE BSD, Tangerang, Selasa .Sebagai informasi, Lepas L8 mengusung mesin 1.5 T, yang mampu menghasilkan tenaga 105 kW dan torsi maksimum 215 Nm. Dengan tambahan baterai 18,4 kWh yang membantu menggerakan motor listrik. Tenaga yang dihasilkan dari motor listrik tersebut 150 kW dan torsi 310 Nm.Dok. LEPAS Bodi kokoh nan futuristik SUV premium LEPAS L8.Angka tersebut mencerminkan karakter L8 sebagai kendaraan hybrid yang optimal memadukan tenaga motor listrik dan mesin bensin, beban kerja mesin dapat ditekan seminimal mungkin.Hasilnya, penggunaan bahan bakar menjadi jauh lebih efisien terutama saat mobil melaju di kecepatan rendah hingga menengah situasi yang umum terjadi di perkotaan.Baca juga: Empat Konsep Modifikasi Mitsubishi di GJAW 2025Selain itu, Efisiensi ini juga menjadi nilai tambah bagi konsumen yang menginginkan kendaraan ramah lingkungan tanpa harus bergantung sepenuhnya pada pengisian daya listrik eksternal. L8 dapat tetap beroperasi seperti mobil biasa, namun dengan konsumsi BBM yang jauh lebih hemat.Dengan klaim efisiensi mencapai 67 km per liter, Lepas L8 membuka peluang baru bagi konsumen yang mencari mobil ekonomis tanpa mengorbankan performa atau kenyamanan. Kini tinggal menunggu bagaimana respons pasar ketika model ini resmi beredar lebih luas di Indonesia.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Sekretariat Satgas PASTI, Hudiyanto, mengatakan sejak IASC beroperasi pada 22 November 2024 hingga 11 November 2025, lembaga itu telah menerima 343.402 laporan penipuan. Laporan tersebut menunjuk 563.558 rekening yang terkait aktivitas penipuan, di mana 106.222 rekening telah diblokir.Dari keseluruhan laporan, total kerugian yang dilaporkan korban mencapai Rp 7,8 triliun, sementara upaya pemblokiran dana berhasil menahan Rp 386,5 miliar.“Sejak awal beroperasi di tanggal 22 November 2024 sampai dengan 11 November 2025, IASC telah menerima 343.402 laporan penipuan. Total rekening terkait penipuan yang dilaporkan ke IASC sebanyak 563.558 rekening dengan 106.222 rekening telah dilakukan pemblokiran,” ujar Hudiyanto lewat keterangan pers, Sabtu .Baca juga: Penipuan AI Deepfake Kian Marak, Keamanan Identitas Digital Diuji“Adapun total kerugian dana yang dilaporkan oleh korban penipuan sebesar Rp 7,8 triliun dengan dana yang telah berhasil diblokir sebesar Rp 386,5 miliar,” paparnya. Menurut Hudiyanto, angka-angka itu memperlihatkan sejauh mana pelaku memanfaatkan platform digital untuk menjerat korban, mulai dari pinjaman online alias pinjol ilegal hingga tawaran investasi palsu, sehinggga penindakan masif diperlukan untuk melindungi konsumen.Sebagai bagian dari penindakan, Satgas PASTI kembali memblokir 776 aktivitas dan entitas keuangan ilegal, yang terdiri atas 611 entitas pinjaman online ilegal, 96 penawaran pinjaman pribadi (pinpri), dan 69 tawaran investasi ilegal.

| 2026-02-02 01:02