[POPULER OTOMOTIF] Kronologi Kecelakaan Gary Iskak | Belajar dari Insiden Toyota Innova

2026-02-02 14:56:53
[POPULER OTOMOTIF] Kronologi Kecelakaan Gary Iskak | Belajar dari Insiden Toyota Innova
JAKARTA, - Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Aktor dan komedian Gary Iskak meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pada Sabtu dini hari.Informasi ini disampaikan oleh Kepala Subdirektorat Penegakan Hukum (Subdit Gakkum) Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, kepada Kompas.com setelah menerima laporan resmi dari Kasatlantas Jakarta Selatan. Selain itu, insiden yang melibatkan Toyota Innova Reborn, truk boks engkel Mitsubishi, dan Toyota Rush terjadi di Tol Purbaleunyi, Sabtu pagi, sontak menjadi sorotan.Dalam video dashcam yang diunggah Varis Deskian Saputra, pemilik akun Instagram @varisds, tampak bahwa Innova Reborn kehilangan kendali saat berada di bahu jalan.Menurutnya, mobil tersebut oleng karena menghindari orang yang sedang jalan kaki di bahu jalan.Berikut 5 artikel terpopuler di kanal otomotif pada Sabtu 29 November 2025  :1. Kronologi Kecelakaan yang Tewaskan Gary Iskak, Polisi Ungkap Fakta Awal Instagram Gary Iskak Aktor Gary Iskak meninggal dunia usai kecelakaan motorBerdasarkan laporan yang diterima polisi, insiden itu berlangsung sekitar pukul 00.30 WIB di Jalan Kesehatan Raya, tepat di depan Rainbow Car Wash, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Korban diketahui sedang mengendarai Yamaha RX-King bernomor polisi B-6888-WDV dari arah timur menuju barat.Baca juga: Kronologi Kecelakaan yang Tewaskan Gary Iskak, Polisi Ungkap Fakta Awal2. Belajar dari Insiden Toyota Innova, Kenapa Lewat Bahu Jalan Berbahaya?Joko Purwanto Ilustrasi kendaraan yang melaju di sisi bahu jalan.“Kronologi mobil Innova Reborn putih melaju kencang dari arah bandung menuju jakarta KM 124-123 diduga menghindari orang yang sedang jalan kaki di bahu jalan, lalu oleng masuk bahu jalan lagi untuk menghindari mobil yang di lajur 1 lalu berakhir nabrak mobil truk yang di depannya,” ujar Varis, kepada Kompas.com .Baca juga: Belajar dari Insiden Toyota Innova, Kenapa Lewat Bahu Jalan Berbahaya?3. 5 Motor Sport Terkenal yang Disuntik Mati di IndonesiaGilang Satria Yamaha Scorpio Industri sepeda motor di Indonesia terus mengalami perkembangan, baik dari sisi teknologi maupun regulasi. Hampir setiap tahun, pabrikan merilis model baru dengan spesifikasi yang lebih segar, sementara beberapa model lama justru harus dihentikan produksinya.Tidak sedikit motor sport yang sebenarnya memiliki basis penggemar yang kuat, namun akhirnya disuntik mati karena berbagai alasan.Baca juga: 5 Motor Sport Terkenal yang Disuntik Mati di Indonesia4. Menabuh Genderang Perang Harga Mobil Listrik di GJAW 2025/FATHAN Changan Lumin di GJAW 2025Tahun 2025 diprediksi menjadi tahun paling mengguncang bagi industri kendaraan listrik di Indonesia. Dari merek mapan hingga pendatang baru yang agresif, beragam model baru akan meramaikan pasar.Baca juga: Menabuh Genderang Perang Harga Mobil Listrik di GJAW 20255. Menko Airlangga: Tahun Depan Tidak Ada Insentif Mobil Listrik, Fokus Bangun Pabrikilhamkarim/kompas.com Airlangga Hartarto mengunjungi GJAW 2025, meninjau Hyundai Palisade dan Stargazer sambil berdialog soal fitur serta harga.Menteri Koordinator abidang Perekonomian Airlangga Hartarto mempertegas tahun depan tidak ada insentif kendaraan listrik. Selama dua tahun pemberian insentif dari pemerintah, Airlangga melihat sudah ada hasilnya. Beberapa mobil listrik yang dijual di Indonesia dirakit juga di tanah air.Baca juga: Menko Airlangga: Tahun Depan Tidak Ada Insentif Mobil Listrik, Fokus Bangun Pabrik


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Irwan mengaku bersyukur atas penghargaan yang telah diraih. Ia menekankan bahwa fokus utama perusahaan dimulai dari internal, yaitu kebahagiaan dan kesehatan karyawan, sebelum meluas ke masyarakat.“Ketika saya ditanya dewan juri, saya sampaikan bahwa fokus utama kami adalah membahagiakan dan menjaga kesehatan karyawan terlebih dahulu. Kalau karyawan yang dekat dengan kami saja tidak sehat dan bahagia, bagaimana kami bisa mengurus masyarakat yang lebih luas.” ujar Irwan kepada Kompas.com, Rabu.Irwan menambahkan, penghargaan yang diraih pihaknya  merupakan kerja kolektif seluruh karyawan dan tim.“Persyaratannya sangat banyak, ada 17 goals dan 169 target. Mustahil dicapai tanpa komitmen bersama,” kata Irwan.Pihaknya pun senantiasa mendorong seluruh elemen perusahaan berpartisipasi dalam berbagai upaya pencapaian SDGs, terutama terkait kesejahteraan sosial dan pengentasan kemiskinan.Baca juga: Anggota Komisi IX DPR Kagumi Standar Produksi Sido MunculSido Muncul juga menegaskan komitmennya untuk membantu program nasional, melalui program penanganan stunting dan tidak mengambil bagian dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).“Kami memilih memberikan bantuan berupa dana agar ibu-ibu bisa membeli kebutuhan gizi yang sesuai. Tahun depan kontribusi kami akan ditingkatkan,” katanya./Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat memegang piala penghargaan Terbaik I kategori Badan Usaha Besar Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 berkat keberhasilan program Smartani. Program Smartani yang mengantarkan Sido Muncul meraih juara pertama merupakan inisiatif pemberdayaan masyarakat yang mencakup sektor hulu hingga hilir. Program ini telah diinisiasi sejak 2021 dan menyasar kelompok tani di wilayah Semarang.Saat ini, sedikitnya 3.000 petani dan peternak telah mendapat pendampingan dari Sido Muncul.“Di tingkat hilir, kami membina karyawan untuk menjadi distributor. Sekarang ada sekitar 60 hingga 70 distributor yang dulunya karyawan kami dan kini sudah mandiri,” ungkap Irwan.Baca juga: Hadirkan Terang, Sido Muncul Gelar Operasi Katarak GratisManajer Lingkungan Sido Muncul, Amri Cahyono, menegaskan bahwa komitmen perusahaan terhadap SDGs diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.Ia menyampaikan bahwa perusahaan secara konsisten memperkuat kontribusi terhadap 17 tujuan SDGs.“Program Smartani kami gagas untuk mewujudkan visi perusahaan, yaitu memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Hingga saat ini, Sido Muncul telah memenuhi seluruh 17 tujuan SDGs,” ujarnya.Amri menjelaskan bahwa Smartani di Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Semarang, dikembangkan dengan pendekatan nature-based solution. Implementasinya dimulai dengan social mapping untuk memetakan potensi lokal.“Di desa ini ada kelompok petani alpukat, peternak sapi perah, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ‘Mbok Jajan’ yang sebelumnya terdampak Covid-19. Kami memberikan pelatihan agar mereka dapat kembali produktif, dan kini produk mereka sudah memasok ke Sido Muncul,” terang Amri.Baca juga: Konsisten Bantu Tangani Katarak, Sido Muncul Kembali Raih Perdami Award/Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat bersama tim dalam ajang Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 di Jakarta, Rabu .

| 2026-02-02 14:31