Bupati Pidie Jaya: Pembangunan Huntara Mohon Dipercepat

2026-02-05 13:43:19
Bupati Pidie Jaya: Pembangunan Huntara Mohon Dipercepat
BANDA ACEH, - Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi meminta pembangunan hunian sementara segera dibangun untuk korban banjir di Pidie Jaya, Aceh.Hal itu diungkapkan rapat satuan tugas pemulihan pascabencana DPR RI dipimpin Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad Selasa .Dia menyebutkan, sudah tersedia 11 hektare tanah untuk hunian sementara. Sedangkan untuk hunian sementara, lima lokasi telah disiapkan.Dia juga meminta pemerintah pusat menormalisasi Krueng (Sungai) Meureudu.Baca juga: Gubernur Mualem Minta Segera Dibangun Hunian untuk Korban Banjir AcehJika tidak dilakukan, dikhawatirkan banjir akan datang akan menghapus Kota Meureudu dan pemukiman warga sepanjang daerah aliran sungai.“Jika tidak ditangani sungai itu, pemukiman penduduk dan Kota Meureudu habis semua. Di hulu sekarang lebar sungai 200 meter, di hilir 60 meter,” terangnya.Dia menyebutkan, tujuh sungai lainnya juga dangkal.“Selain itu, lumpur di pemukiman penduduk dan lahan pertanian lebih kurang satu sampai dua meter. Perlu kita tangani lebih cepat. Kondisi sangat memperihatikan,” sebutnya.Baca juga: Dedi Mulyadi Ajak Warga Gelar Doa untuk Aceh, Malam Tahun Baru Tanpa Kembang ApiDia menambahkan, tujuh bendungan irigasi di kabupaten itu seluruhnya rusak.Termasuk seluruh jaringan air bersih milik pemerintah daerah juga tidak bisa difungsikan.“Banjir kami itu setinggi atap rumah. Parah sekali. Lumpur banjir itu setinggi atap rumah juga, sebagian setinggi plafon rumah,” pungkasnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Lalu ketiga, penguatan talenta keamanan siber ASN, baik di pusat maupun di daerah, dan terakhir, pendampingan intensif melalui Ekosistem Keamanan Siber Nasional.Dengan empat langkah strategis ini, keamanan siber tidak lagi bersifat reaktif, tetapi menjadi sistem pertahanan yang proaktif, terstandarisasi, dan terintegrasi untuk melindungi ruang digital Indonesia, jelasnya.Sementara itu, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Nugroho Sulistyo Budi mengatakan, sinergi, kolaborasi, kerja sama, persatuan, kerukunan, adalah rumus keberhasilan suatu bangsa dalam mewujudkan transformasi nasional.Menurutnya, BSSN dan Kementerian PANRB terus berupaya meningkatkan sinergi dan kolaborasi di berbagai bidang, termasuk dalam pelaksanaan program percepatan transformasi digital yang aman.Baca juga: Rapat bersama DPR, Menteri PANRB Sampaikan Progres dan Proyeksi Program Kerja Kementerian PANRBTentu saja percepatan transformasi itu untuk mendukung Asta Cita dan Program Prioritas Presiden menuju Indonesia Emas 2045.Kami sangat mengapreasiasi Kementerian PANRB yang telah memberikan arahan dan dukungan sehingga terbuka ruang kolaborasi yang kuat antar kedua institusi, kata Sulistyo.Kolaborasi itu, kata dia, diwujudkan dengan menempatkan keamanan siber dan sandi sebagai enabler dan trust builder, serta mengintegrasikan keamanan siber dan sandi dalam kebijakan serta peta jalan penyelenggaraan transformasi digital.Hal tersebut, dilakukan untuk meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanan kepada masyarakat.

| 2026-02-05 12:05