Lukisan Gua Tertua di Dunia Ditemukan di Indonesia, Berusia 51.200 Tahun

2026-01-13 00:20:42
Lukisan Gua Tertua di Dunia Ditemukan di Indonesia, Berusia 51.200 Tahun
- Sebuah lukisan gua tertua di dunia ternyata berada di Indonesia, tepatnya di gua kapur, Leang Karampuang, Maros-Pangkep, Sulawesi Selatan.Lukisan tersebut ditemukan oleh peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang bekerja sama dengan peneliti dari Griffith University dan Southern Cross University (SCU) yang diklaim sebagai lukisan cadas tertua di Indonesia dan dunia.  Para peneliti mengidentifikasi gambar yang ada dalam lukisan tersebut yakni berupa tiga figur menyerupai manusia sedang berinteraksi dengan seekor babi hutan.Dengan metode analisis modern, para peneliti menemukan lukisan itu telah dibuat lebih dari 50.000 tahun lalu.Lantas, bagaimana cara para peneliti menemukannya?Baca juga: Penampakan Jaring Laba-laba 100 Meter Persegi yang Ditemukan di Gua Perbatasan Yunani–AlbaniaAhli seni cadas dari BRIN sekaligus ketua tim peneliti Adhi Agus Oktaviana mengatakan, tim peneliti menggunakan metode analisis mutakhir bernama ablasi laser U-series (LA-U-series). "Tim peneliti mengaplikasikan metode analisis mutakhir bernama ablasi laser U-series (LA-U-series), hal tersebut untuk mendapatkan pertanggalan akurat pada lapisan tipis kalsium karbonat yang terbentuk di atas seni hias tersebut," jelas Adhi, dilansir dari laman resmi BRIN, Kamis .   Berdasarkan hasil analisis alat, para peneliti menemukan ukiran seni tersebut berasal dari 51.200 tahun lalu yang membuatnya mejadi lukisan tertua di di Indonesia dan di dunia. "Hasil analisis menunjukkan seni hias di bawah lapisan tersebut memiliki pertanggalan paling awal sekitar 51.200 tahun yang lalu yang membuatnya sebagai gambar hias gua tertua di dunia sekaligus narasi seni paling awal yang pernah ditemukan dan diteliti hingga saat ini,” kata Adhi.Baca juga: Ilmuwan Temukan Fosil Hewan Arktik Berusia 75.000 Tahun di Gua Norwegia Lebih lanjut, Adhi mengatakan, umur tertua tersebut ditemukan pada gambar figur manusia yang kedua.“Yang paling tua umurnya itu di figur manusia kedua, sekitar 51.200 tahun yang lalu, di depan gambar daging. Jadi seperti dia sedang memegang material culture atau misalnya tali atau tongkat panjang ke arah gambar babinya,” bebernya.Menariknya, Adhi menjelaskan bahwa pada lukisan cadas tersebut terdapat cap tangan yang lebih dulu digambar sebelum menggambar babi.“Jadi umurnya mungkin lebih tua lagi dari 51.000 tahun. Jadi ada overlay di bawah gambar babi,” tambah dia.Baca juga: Kisah The Lost Sea, Danau di Dalam Gua yang Ditemukan Anak 13 Tahun Saat BermainAdhi menjelaskan bahwa penemuan lukisan cadas tersebut sangat penting untuk pemahaman generasi mendatang, yang mana 50.000 tahun lalu, manusia sudah bisa berkomunikasi dalam bentuk gambar bercerita.“Publikasi ini juga semakin menegaskan bahwa gambar di Nusantara, khususnya di Wallacea, sudah lebih kompleks dibanding pemikiran kita sebelumnya bahwa gambar di Eropa lebih mendominasi, lebih bagus. Ternyata di sini, tuh, lebih bagus lagi,” ungkapnya.


(prf/ega)

Berita Lainnya