- "Mujizat itu nyata." Kalimat tersebut diucapkan dengan lirih namun tegas oleh Rolin Rungan (64), salah satu penghuni Panti Werdha Damai, Kelurahan Ranomuut, Kecamatan Paal Dua, Kota Manado, Sulawesi Utara.Oma Rolin adalah satu dari 16 korban selamat dalam tragedi kebakaran Panti Werdha yang terjadi pada Minggu malam. Di tengah keterbatasan fisiknya sebagai penyintas stroke, ia berhasil lolos dari kepungan api yang menghanguskan tempat tinggalnya.Saat ditemui di ruang inap lantai 6 RSUD Manado pada Senin , Oma Rolin tengah berbaring dijaga keponakannya. Meski tampak lemas, ia masih mampu berkomunikasi dengan baik.Ia menceritakan bahwa sesaat sebelum kejadian, dirinya baru saja menelan obat dan bersiap untuk tidur. Kamarnya yang terletak di dekat dapur membuatnya menjadi orang pertama yang menyadari kehadiran jago merah."Kamar saya berada dekat dapur, tiba-tiba saja ada api," kenangnya.Baca juga: Kisah Relawan saat Evakuasi Korban Kebakaran Panti Werdha Damai Manado, Gotong Lansia di Kursi Roda Naik ke PagarDalam kondisi menderita stroke dan harus bergantung pada tongkat, secara logika sulit bagi Rolin untuk bergerak cepat.Namun, kekuatan besar seolah mendorongnya untuk menembus asap pekat."Ini semua karena pertolongan Tuhan, saya tak tahu dapat kekuatan apa, tapi saya berjalan dan selamat. Saya tak apa-apa, hanya shock," tuturnya sembari menyebut pelariannya sebagai sebuah mujizat.Meski selamat, duka mendalam tak dapat disembunyikan dari raut wajahnya. Rolin kehilangan teman sejatinya yang tidak berhasil menyelamatkan diri dalam insiden kebakaran tersebut."Biasanya kami sering main gaple bersama," ungkapnya dengan nada sedih.Kisah serupa dialami oleh Lao Kiem Hoa (73) atau Ci Hoa. Ia berhasil selamat berkat ketukan pintu dari seseorang saat api sudah merajalela. Karena keterbatasan fisik, ia hanya bisa berjalan menggunakan alat bantu."Seseorang datang membopong saya hingga saya bisa selamat. Karena Tuhan masih menyelamatkan saya, maka hidup ini akan saya pakai untuk kemuliaan-Nya," ucap Ci Hoa.Baca juga: Kisah Damkar yang Menembus Asap Selamatkan Lansia di Kebakaran Panti Wreda Damai ManadoTragedi yang terjadi sekitar pukul 20.36 Wita ini menelan korban jiwa yang cukup banyak. Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan, mengonfirmasi bahwa sebanyak 16 orang meninggal dunia."Personel Polsek Tikala bersama Satuan Samapta Polresta Manado segera mengamankan TKP. Saat ini tim sedang melakukan proses identifikasi 16 korban meninggal di RS Bhayangkara Manado melalui Tim DVI Bidokkes Polda Sulut," jelas Alamsyah.Sementara itu, sembilan orang dari korban selamat kini menjalani perawatan intensif di RSUD Manado. Berikut adalah daftar nama korban selamat yang dirawat:Baca juga: Kebakaran Panti Werdha Damai Manado Tewaskan 16 Lansia, Evakuasi Berlangsung Dramatis
(prf/ega)
Kisah Oma Rolin, Penyintas Stroke yang Selamat dari Kebakaran Panti Werdha Manado: Ini Mujizat Tuhan
2026-01-11 03:17:51
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 04:10
| 2026-01-11 03:43
| 2026-01-11 02:59
| 2026-01-11 01:58
| 2026-01-11 01:46










































