Pupuk Indonesia Hentikan Kerja Sama 21 Kios Pupuk di Aceh yang Jual di Atas HET

2026-02-04 06:22:52
Pupuk Indonesia Hentikan Kerja Sama 21 Kios Pupuk di Aceh yang Jual di Atas HET
ACEH UTARA, - Pupuk Indonesia menghentikan kerja sama penjualan pupuk subsidi terhadap dua puluh satu kios di Provinsi Aceh.Kios yang diberi sanksi tersebut tersebar di Kabupaten Aceh Tenggara, Bener Meriah, dan Aceh Tengah.Manajer Pemasaran PT Pupuk Indonesia Aceh Utara, Teuku Putra Lazuardi, mengatakan sanksi itu merupakan bentuk ketegasan anak perusahaan Pupuk Indonesia terhadap penyimpangan oleh kios pedagang pupuk subsidi.“Hasil investigasi kami, mereka terbukti menjual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Karena itu, sanksinya dihentikan kerja sama penjualannya per 27 Oktober 2025,” ujar Putra saat dihubungi, Rabu .Ia mengingatkan seluruh Penerima Pupuk pada Titik Serah (PPTS) agar menjual pupuk sesuai HET di lokasi titik serah dan tidak menambah biaya apa pun.Baca juga: Menutup Celah Mafia Pupuk, Mensejahterakan Petani di Aceh...“Kami ingatkan pada seluruh PPTS bahwa harga harus sesuai HET di lokasi titik serah. Tidak boleh dikenakan biaya apa pun lagi di titik serah,” terangnya.Adapun harga HET pupuk subsidi yang berlaku saat ini, yaitu:Jika petani menemukan kios yang menjual pupuk subsidi di atas HET, Putra meminta agar segera dilaporkan ke Badan Penyuluh Pertanian (BPP) di kecamatan masing-masing atau kepada petugas Pupuk Indonesia di lapangan.“Lampirkan bukti faktur penjualan pupuk subsidi dan alamat lengkap kiosnya. Kami akan verifikasi dan investigasi seluruh laporan yang masuk. Jika terbukti, sanksinya pemberhentian kerja sama,” tegasnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Lalu ketiga, penguatan talenta keamanan siber ASN, baik di pusat maupun di daerah, dan terakhir, pendampingan intensif melalui Ekosistem Keamanan Siber Nasional.Dengan empat langkah strategis ini, keamanan siber tidak lagi bersifat reaktif, tetapi menjadi sistem pertahanan yang proaktif, terstandarisasi, dan terintegrasi untuk melindungi ruang digital Indonesia, jelasnya.Sementara itu, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Nugroho Sulistyo Budi mengatakan, sinergi, kolaborasi, kerja sama, persatuan, kerukunan, adalah rumus keberhasilan suatu bangsa dalam mewujudkan transformasi nasional.Menurutnya, BSSN dan Kementerian PANRB terus berupaya meningkatkan sinergi dan kolaborasi di berbagai bidang, termasuk dalam pelaksanaan program percepatan transformasi digital yang aman.Baca juga: Rapat bersama DPR, Menteri PANRB Sampaikan Progres dan Proyeksi Program Kerja Kementerian PANRBTentu saja percepatan transformasi itu untuk mendukung Asta Cita dan Program Prioritas Presiden menuju Indonesia Emas 2045.Kami sangat mengapreasiasi Kementerian PANRB yang telah memberikan arahan dan dukungan sehingga terbuka ruang kolaborasi yang kuat antar kedua institusi, kata Sulistyo.Kolaborasi itu, kata dia, diwujudkan dengan menempatkan keamanan siber dan sandi sebagai enabler dan trust builder, serta mengintegrasikan keamanan siber dan sandi dalam kebijakan serta peta jalan penyelenggaraan transformasi digital.Hal tersebut, dilakukan untuk meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanan kepada masyarakat.

| 2026-02-04 05:51