Pasca-bencana, Jalur Lembah Anai Dibuka Terbatas Mulai Senin

2026-01-12 12:38:45
Pasca-bencana, Jalur Lembah Anai Dibuka Terbatas Mulai Senin
JAKARTA, - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus berupaya memulihkan akses vital di Lembah Anai, Sumatera Barat (Sumbar), setelah bencana, dan penanganan darurat banjir bandang serta tanah longsor masif di Aceh dan Sumatera Utara (Sumut).Lembah Anai, jalur utama yang sempat terputus, kini memasuki babak krusial. Tim teknis Kementerian PU telah menyelesaikan assessment kesiapan jalur pada Minggu, 7 Desember 2025.Hasilnya fokus pada tiga aspek yakni kondisi badan jalan, stabilitas lereng, dan kelancaran aliran air.Baca juga: Kementerian PU Pastikan Kesiapan Tanggap Bencana Desember-JanuariMulai Senin ini akan dilakukan uji coba lalu lintas terbatas untuk kendaraan roda dua pada jam-jam spesifik: 06.00-08.00 WIB (pagi) dan 16.30-18.30 WIB (sore).Uji coba selama tiga hari ini bertujuan mengevaluasi kestabilan badan jalan. Jika kondisi stabil dan aman, pembukaan jalur secara bertahap akan dipertimbangkan.Namun, tim lapangan menegaskan, keselamatan adalah prioritas. Jika terjadi hujan deras, jalur akan ditutup kembali tanpa kompromi.Adapun pekerjaan struktur untuk jalur roda empat terus dikebut, termasuk pemadatan lapis pondasi Base A untuk memperkuat struktur, pengujian sandcone pada Base A demi memastikan kualitas teknis, dan pengalihan arus sungai untuk mengurangi tekanan pada badan jalan dan lereng.Sementara itu, bencana banjir bandang, dan longsor yang melanda Sumut sejak 23 November 2025 dengan intensitas hujan mencapai 118 mm/hari di Sibolga telah merusak infrastruktur di lebih dari 40 kecamatan.Kementerian PU, melalui BBWS Sumatera II dan BBPJN Sumut, bergerak cepat dengan membangun jembatan Bailey Teupi Mane.Presiden Prabowo Subianto didampingi Menteri PU Dody Hanggodo meninjau langsung pembangunan Jembatan Bailey Teupi Mane di Bireun, Aceh, dekan Lalu.Baca juga: Kementerian PU Bakal Tambah Alat Berat Tangani Pasca Bencana Sumatera Jembatan sementara berbobot sekitar 50 ton ini sangat vital karena menghubungkan Bireun-Takengon dan merupakan jalur lintas provinsi Medan-Banda Aceh.Adapun skala bencana di Sungai Teupin Mane melebar dari 100 meter menjadi 180 meter.Pemasangan 2 jembatan bailey ini dilakukan bahu-membahu oleh TNI AD, Kementerian PU, dan masyarakat selama 24 jam non-stop dan ditargetkan berfungsi segera untuk memulihkan jalur logistik darat.Di lokasi lain, dua tim darurat besar langsung digerakkan menuju Aceh Tamiang yang terdampak parah, membawa total 7 armada dan bantuan logistik.Tim 1 Banda Aceh mengerahkan 1 Mobil Komando (Starlink), 2 Mobil Tangki Air (MTA), 3 Dump Truck, 15 HU, 5 Toilet Knockdown, dengan perjalanan 10 jam melalui jalan yang rusak, hujan, dan genangan.Baca juga: Walhi: Ada 176 Tambang Ilegal, Bencana Sumatera Bisa Terulang di Jabar


(prf/ega)

Berita Lainnya