Jakarta - Prajurit TNI AL Lanal Tanjung Balai Karimun (TBK) menggagalkan enam Pekerja Migran Indonesia non prosedural atau ilegal yang hendak pergi ke Malaysia. Hal ini dilakukan di Perairan Pulau Pandan Kabupaten Karimun, Sabtu .Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama Tunggul mengatakan, apa yang dilakukan anggotanya itu berawal dari unsur Sea Rider 01 Mahesa berpatroli di Perairan Pulau Pandan, Kabupaten Karimun."Saat berpatroli, Tim melihat siluet dua unit speed boat bermesin 40 PK bergerak ke arah Perairan Pulau Nipah," kata Tunggul dalam keterangannya, Senin .AdvertisementSelanjutnya, tim melaksanakan pengejaran terhadap kedua speed boat tersebut. Menyadari keberadaan petugas, kedua speed boat kemudian berpencar."Tim memutuskan untuk fokus mengejar 1 unit speed boat berwarna biru yang diduga membawa PMI Non Prosedural. Setelah jarak semakin dekat, tim memberikan tembakan peringatan, namun speed boat tersebut tetap tidak berhenti dan mencoba melarikan diri," jelasnya.Lalu, setelah pengejaran selama kurang lebih satu jam. Petugas akhirnya dapat menghentikan dan menangkap speed boat selodang bermesin 40 PK yang telah kehabisan BBM.Hasilnya, didapati enam orang PMI Non Prosedural dan satu orang Nahkoda/Tekong yang berusaha melarikan diri dengan melompat ke laut, namun berhasil diamankan oleh Tim F1QR."Speed boat tersebut sebelumnya berangkat dari Perairan Kampung Asam, Pulau Kundur, dengan tujuan Malaysia," ujarnya.
(prf/ega)
Aksi Kejar-kejaran Satu Jam, TNI AL Amankan 6 PMI Ilegal Tujuan Malaysia
2026-01-11 22:55:52
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 22:46
| 2026-01-11 22:35
| 2026-01-11 22:32
| 2026-01-11 21:36
| 2026-01-11 21:06










































