Jakarta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkapkan aksi penjarahan yang terjadi di Sibolga dan wilayah terdampak bencana di Sumatera dipicu oleh kondisi warga yang terisolir dan kekurangan stok pangan."Ada beberapa daerah yang terjadi, kebanyakan yang terekspos di daerah Sibolga. Karena memang banyak daerah yang terisolir tadi, dan enggak gampang untuk langsung melakukan dropping kepada mereka," ujar Tito dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Senin .Menurut dia, keterbatasan pasokan logistik membuat sebagian warga terpaksa mengambil barang dari pertokoan dan minimarket untuk memenuhi kebutuhan dasar.Advertisement"Stok mereka mungkin kurang, lapar, tapi kemudian ada yang masuk ke pertokoan,” jelasnya.Tito menjelaskan, Menko PMK Pratikno bersama BNPB sudah turun ke Sibolga untuk mengendalikan situasi dan mengatur distribusi bantuan agar lebih cepat menjangkau masyarakat. Selain itu, TNI dan Polri juga ikut dikerahkan untuk memastikan keamanan di lokasi.“Sekarang sudah diatur, droppingnya cukup,” tegas Tito.
(prf/ega)
Mendagri Tito Bicara Aksi Penjarahan Korban Bencana Sibolga: Mereka Lapar dan Terisolir
2026-01-12 05:01:48
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 04:15
| 2026-01-12 03:37
| 2026-01-12 03:00
| 2026-01-12 02:55
| 2026-01-12 02:40










































