Wisata Guci Tegal Tetap Buka Usai Diterjang Banjir Bandang, Disporapar: Aman Terkendali

2026-01-12 18:58:38
Wisata Guci Tegal Tetap Buka Usai Diterjang Banjir Bandang, Disporapar: Aman Terkendali
SEMARANG, – Wisata Pemandian Air Panas Guci di Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal tetap buka seperti biasa usai diterjang banjir bandang pada pada Sabtu .Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah memastikan kondisi aman terkendali.Sementara itu, perbaikan di lokasi wisata pascabanjir masih terus berjalan.Renovasi Pancuran 13 terus dikerjakan, sedangkan Pancuran 5 sudah kembali normal beroperasi dan bisa dikunjungi wisatawan pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).Sekretaris Disporapar Jawa Tengah, Syurya Deta Syafri, mengatakan wisatawan dapat mengunjungi Pemandian Air Panas Guci Tegal.Baca juga: Luapan Sungai di Guci Jateng Hancurkan Instalasi Pipa Air Panas Hotel“Kawasan Guci tetap buka seperti biasa, kondisi aman terkendali,” kata Deta saat dikonfirmasi, Minggu .Dia menyampaikan bahwa layanan operasional wisata Pemandian Air Panas Guci Tegal pada libur Nataru belum 100 persen, mengingat perbaikan masih berlangsung di Pancuran 13.“Dari dua lokasi yang terdampak (banjir bandang), hanya Pancuran 13 yang masih tutup atau tahap revitalisasi. Sedangkan untuk Pancuran 5, sudah mulai beroperasi,” lanjutnya.Sementara itu, Kepala Disporapar Jateng, Masrofi, menyebut telah memperketat mitigasi bencana di destinasi wisata menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026.Dia mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta instansi terkait untuk memetakan kerawanan bencana di kawasan wisata.“Termasuk hujannya deras atau tidak di lokasi itu. Kalau hujannya disertai angin ini, ya ada himbauan-himbauan tertentu,” kata Masrofi.Baca juga: Lahan Gundul Lereng Gunung Slamet Diduga Picu Banjir Bandang di Guci TegalDia menyoroti pentingnya mitigasi kecelakaan maupun bencana hingga ke detail keselamatan wahana wisata, seperti jembatan kaca, gantole, dan flying fox.“Harus betul-betul dihitung kapasitasnya berapa, dicek sudah berapa lama, dan lain sebagainya. Termasuk gantole, flying fox, ini harus dipersiapkan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.Masrofi juga mengimbau wisatawan untuk menghindari wisata air sementara waktu, mengingat masih terjadinya bencana banjir di sejumlah wilayah.“Wisatawan harus mempertimbangkan faktor cuaca sebelum pergi. Kalau cuacanya hujan terus-menerus, ya ke situ mau lihat apa? Makanya kalau hujan ya terus, ya melihatlah kondisi cuaca update bisa melalui BMKG juga,” tegasnya.Baca juga: Banjir Bandang, Pemandian Pancuran 13 Guci Tegal Ditutup SementaraSebelumnya, banjir bandang menerjang kawasan wisata Air Panas Pancuran 13 Guci di Desa Guci, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, pada Sabtu siang hingga sore hari.Peristiwa ini mengakibatkan fasilitas utama pemandian rusak parah dan sebuah jembatan kecil di area wisata terbawa arus.


(prf/ega)