- Upaya pencarian korban longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, terus dilanjutkan oleh tim SAR gabungan yang memasuki hari kelima pada Senin .Pada tahap pencarian terbaru ini, tim mulai menerapkan teknologi drone thermal untuk memperluas jangkauan deteksi korban. SAR Mission Coordinator (SMC), M Abdullah, menyebutkan bahwa operasi hari kelima dilakukan dengan lima metode berbeda."Yaitu menggunakan drone thermal, menggerakan anjing pelacak, alkon (pompa air), ekstrikasi modern dan manual, serta menggunakan alat berat," ujar Abdullah.Area pencarian masih dibagi menjadi empat sektor, yakni A1 dan A2 di Dusun Cibuyut serta B1 dan B2 di Dusun Tarukahan, sama seperti pembagian pada hari sebelumnya.Abdullah juga menambahkan bahwa modifikasi cuaca oleh BNPB yang dilakukan sejak sehari sebelumnya mulai terasa dampaknya."Kemarin sore, di sekitar lokasi kejadian tidak turun hujan," ujarnya.Dengan cuaca yang cerah pada hari ini, ia berharap proses pencarian dapat berjalan maksimal.Baca juga: Baznas Buka Dapur Umum di Lokasi Longsor Cilacap dan Garut"Hari ini cuaca terpantau cerah, mudah-mudahan bisa memaksimalkan pencarian hingga seluruh korban dapat segera ditemukan," kata Abdullah.Hingga Minggu sore, total 13 korban meninggal telah berhasil dievakuasi. Sementara 10 warga lainnya masih dalam pencarian.Perkembangan Temuan KorbanDari 23 warga yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat longsor, sebanyak 11 telah ditemukan dalam kondisi meninggal. Mereka berhasil diidentifikasi setelah proses evakuasi pada Sabtu sekitar pukul 19.00 WIB.Kepala BPBD Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan, menjelaskan bahwa laporan temuan korban terus diperbarui setiap hari.“Tadi (Sabtu) hingga pukul 14.00 WIB, korban meninggal yang berhasil ditemukan dan diidentifikasi berjumlah enam orang. Pada pukul 19.00 WIB, jumlah itu kami update lagi bertambah menjadi 11 korban. Semua korban berhasil diidentifikasi,” ujar Bergas dalam keterangan tertulis, Minggu .Baca juga: Cibeunying Masih Rawan Longsor, Taj Yasin Ingatkan Warga Tak Lihat Pengangkatan Korban dari TebingSaat memasuki hari keempat pencarian pada Minggu , bau tak sedap mulai tercium dari area longsoran. Kondisi itu dirasakan warga yang tinggal di sekitar lokasi maupun mereka yang datang untuk menyaksikan proses pencarian."Ini bukan bau biasa," kata Sutrisno, salah satu warga setempat.Kepala Kantor SAR Cilacap, Abdullah, menjelaskan bahwa pada hari keempat, area pencarian dipersempit."Skema pencarian hari keempat kami persempit, yang tadinya lima workseat, sekarang di empat workseat. Pencarian di sektor A3 kami hentikan karena seluruh korban telah ditemukan," jelasnya.Bencana longsor di Desa Cibeunying terjadi pada Kamis malam dan menghantam sejumlah rumah warga. Upaya pencarian masih terus dilakukan hingga seluruh korban ditemukan.Artikel ini tayang di Kompas.com dengan judul Hari Kelima, Drone Thermal Diturunkan untuk Cari 10 Korban Hilang Longsor Cibeunying Cilacap
(prf/ega)
Update Pencarian Korban Longsor Cibeunying: 10 Warga Masih Belum Ditemukan
2026-01-12 09:47:25
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 09:56
| 2026-01-12 09:46
| 2026-01-12 09:43
| 2026-01-12 09:29
| 2026-01-12 08:40










































