Tokoh Agama Aceh: Korban Banjir Masih Butuh Bantuan Tenaga Relawan

2026-01-12 05:59:51
Tokoh Agama Aceh: Korban Banjir Masih Butuh Bantuan Tenaga Relawan
BANDA ACEH, - Tokoh agama di Aceh, Tengku Amri Fatmi ikut turun menjadi relawan membantu para korban terdampak banjir dan longsor.Penceramah asal Kabupaten Pidie itu telah melihat langsung bagaimana kondisi masyarakat dan parahnya musibah bencana alam tersebut.Amri menyebutkan, setiap daerah yang ia kunjungi punya permasalahan yang berbeda-beda.Menurutnya hal ini harus bisa dipetakan secepatnya agar penanganan bisa berjalan lebih cepat.Baca juga: Kerusakan di Aceh Tamiang Parah, Mendagri Minta Penanganan Bencana Jadi Perhatian KhususDia mencontohkan seperti korban yang kehilangan rumah dan tidak punya harapan untuk kembali.Begitu juga sebaliknya, sebagian masyarakat masih memiliki rumah namun dalam kondisi berlumpur dan perlu bantuan untuk dibersihkan agar bisa ditempati lagi.“Jadi yang pergi membawa bantuan itu harus berfikir bagaimana menyediakan rumah bagi mereka. Apa rumah baru, sementara, atau rumah yang masih ada (ayak huni) itu harus kita bantu bersihkan supaya mereka bisa pulang ke rumah,” kata Amri berbagi cerita pada Kompas.com, Selasa .Baca juga: Elpiji di Aceh Utara Masih Langka 26 Hari Pascabanjir, Harga Melonjak TajamMenurut Amri, kondisi ini harus disikapi agar korban punya harapan.Dia telah melihat langsung bagaimana masyarakat sudah tiga pekan lebih pascabencana tidak ada perkembangan apapun.Mereka hanya bisa memandang rumahnya yang sudah hancur dan juga berlumpur.“Maka saya harapankan teman-teman muda di Aceh yuk kumpul sama-sama, yang punya kemampuan tenaga untuk menghibahkan tenaganya, mendonasikan tenaganya. Kita bersihkan supaya mereka merasakan kami dibantu walaupun kita tidak membawa duit. Kita membawa tenaga juga suatu hal luar biasa, dan ini sedang dibutuhkan saudara,” tuturnya.Menyikapi soal bantuan luar negeri, kata Amri, semua keputusan itu adalah keputusan pemerintah.Namun, seyogyanya pemerintah harus bisa melihat penanganan di lapangan selama ini apakah sudah terpenuhi atau belum.Dalam hal ini, sebut Amri, pemerintah harus betul-betul selidik.Jika kekuatan dari dalam negeri sudah diarahkan tetapi belum bisa menjangkau secara keseluruhan, maka perlu ada penanganan lain dan belum terlambat.


(prf/ega)