1.000 KPM Pemalang Resmi Lulus Graduasi, Bupati Anom: Energi Positif untuk Turunkan Kemiskinan

2026-01-12 06:16:02
1.000 KPM Pemalang Resmi Lulus Graduasi, Bupati Anom: Energi Positif untuk Turunkan Kemiskinan
– Sebanyak 1.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Pemalang resmi dinyatakan lulus graduasi. Momen ini menandai peralihan mereka dari penerima bantuan menuju keluarga yang lebih mandiri. Prosesi graduasi berlangsung di Pendopo Kabupaten Pemalang, Senin .Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menjelaskan bahwa graduasi 1.000 KPM PKH merupakan langkah penting dalam memperkuat upaya pengentasan kemiskinan di daerah.Dari total tersebut, 150 KPM lulus melalui Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE), sementara 850 KPM lainnya berhasil melakukan graduasi mandiri.“Ini energi positif bagi kami dalam memperkuat upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan di Kabupaten Pemalang,” kata Anom dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Senin.Baca juga: Cerita KPM di Pemalang yang “Naik Kelas”: Tak Lagi Terima BLT dan Siap MandiriIa menegaskan bahwa keberhasilan ini menunjukkan kuatnya intervensi pemerintah dan kerja keras para KPM untuk menciptakan perubahan signifikan.“Kami menandai keberhasilan keluarga-keluarga yang ada di Pemalang. Ini bukti suksesnya pendampingan sosial dan kerja keras KPM untuk naik kelas,” ujarnya.Ke depan, Pemkab Pemalang berkomitmen memperluas program pemberdayaan agar seluruh peserta graduasi dapat mempertahankan kemandirian ekonomi mereka."Kami akan senantiasa berakselerasi melaksanakan berbagai program dan kegiatan dalam pengurangan kemiskinan dan sumber daya sosial dan tentunya peningkatan sumber daya manusia (SDM)," tutur Anom.Baca juga: Indef: Tujuan MBG untuk Perbaiki Kualitas Anak dan SDM Masa DepanDOK. Pemkab Pemalang Bupati Pemalang Anom Widiyantoro dalam acara Graduasi 1.000 KPM PKH Pemalang Tahun 2025 di Pendopo Kabupaten Pemalang, Senin .Pada kesempatan yang sama, Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan bahwa PKH memang dirancang sebagai “jaring sementara” untuk mendorong keluarga keluar dari kemiskinan.“Yang di-graduasi ini dulunya di afirmasi dan dipangku. Awalnya dibela, sekarang naik menjadi difasilitasi. Difasilitasi itu bukan berarti lebih sedikit bantuan, justru lebih banyak kesempatan,” ujarnya.Gus Ipul berharap para KPM yang telah lulus graduasi terus menjaga semangat bekerja dan tidak kembali bergantung pada bantuan.Baca juga: Klaster Pengungsi Longsor Banjarnegara Dibentuk, Bantuan Terkumpul Ratusan JutaSementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyatakan bahwa pihaknya akan menyiapkan program graduasi terpusat di seluruh kabupaten/kota.“Kami akan siapkan 40.000 masyarakat graduasi di GOR Jatidiri. Kalau perlu nanti Pak Menteri (Gus Ipul) atau Pak Presiden (Prabowo Subianto) yang meresmikan,” tegas Luthfi.Sebagai informasi, acara graduasi juga dihadiri Wakil Menteri Sosial RI Agus Jabo Priyono, jajaran Kementerian Sosial, Forkopimda Kabupaten Pemalang, Wakil Bupati Pemalang Nurkholes, serta Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Pemalang Noor Faizah Maenofie.


(prf/ega)