Mengapa Siklon Tropis Jarang Terjadi di Indonesia? Ini Kata BMKG

2026-02-05 00:46:08
Mengapa Siklon Tropis Jarang Terjadi di Indonesia? Ini Kata BMKG
Siklon tropis adalah badai yang memiliki kekuatan besar. Sebagai informasi, siklon tropis dapat memicu gelombang tinggi, angin kencang hingga hujan lebat di wilayah yang dilewatinya.Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), siklon tropis hampir selalu bergerak menjauhi wilayah Indonesia. Mengapa bisa demikian?Berdasarkan tayangan dalam akun YouTube BMKG (Info BMKG), siklon tropis merupakan badai dengan kekuatan yang besar. Radius rata-rata siklon tropis mencapai 150 - 200 km.Siklon tropis terbentuk di atas lautan luas yang umumnya mempunyai suhu permukaan air laut hangat lebih dari 26,5 derajat Celcius. Angin kencang yang berputar di dekat pusatnya, mempunyai kecepatan lebih dari 63 km/jam.Data lintasan pergerakan siklon tropis di seluruh dunia menunjukkan hampir seluruhnya bergerak menjauhi garis khatulistiwa sehingga bisa dikatakan wilayah yang berada di dekat garis khatulistiwa, seperti Sumatera bagian tengah, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua Barat hingga Papua, merupakan wilayah yang aman dari siklon tropis.Siklon tropis yang seperti enggan mendekati khatulistiwa ternyata disebabkan adanya sebuah gaya akibat Bumi berotasi dan bentuknya bulat yang biasa disebut Gaya Coriolis. Gaya Coriolis muncul akibat adanya pengaruh rotasi Bumi.Hal ini dikarenakan Bumi berputar lebih cepat di khatulistiwa daripada di kutub. Diameter Bumi lebih lebar di wilayah khatulistiwa sehingga untuk melakukan rotasi dalam satu periode 24 jam, daerah khatulistiwa berpacu hampi 1.600 km (1.000 mil) per jam.Di dekat kutub, Bumi berputar dengan kecepatan 0,00008 km (0,00005 mil) per jam, seperti kincir air. Perbedaan kecepatan itulah yang menghasilkan efek Coriolis dan ditemukan pertama kali oleh Ahli Matematika Prancis, Gaspard-Gustave de Coriolis.Walaupun lintasan siklon tropis umumnya menjauhi wilayah ekuator karena pengaruh dari Coriolis, beberapa kasus siklon tropis pernah terjadi dekat wilayah ekuator dikarenakan pengaruh interaksi dinamika atmosfer yang kompleks. Siklon tropis yang pernah mendekati wilayah Indonesia (antara 5° - 10° LS dan 5° - 10° LU), antara lainBerdasarkan penjelasan sebelumnya bahwa wilayah dekat ekuator, termasuk Indonesia, umumnya tidak dilalui siklon tropis. Namun, bukan berarti kondisi cuaca di wilayah Indonesia tidak terpengaruh oleh keadaan siklon tropis.Siklon tropis yang berada dekat dengan wilayah Indonesia memberikan dampak tidak langsung berupa cuaca buruk, antara lain hujan ekstrem, peningkatan kecepatan angin permukaan, dan gelombang tinggi. Hal ini dikarenakan siklon tropis memicu faktor skala sinoptik di wilayah sekitarnya yang dapat membentuk daerah konvergen maupun menginduksi peningkatan kecepatan angin permukaan di darat maupun di laut.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Perubahan Anggaran Dasar dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap ketentuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (UU BUMN). Salah satu implikasi penting dari penyesuaian tersebut adalah perubahan nama perseroan, dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk menjadi PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.Sementara itu, pelimpahan kewenangan persetujuan RKAP 2026 dan RJPP 2026-2030 kepada Dewan Komisaris dijalankan dengan tetap mengedepankan mitigasi risiko serta prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan seluruh keputusan RUPSLB merupakan bagian dari konsolidasi tata kelola perseroan agar semakin adaptif terhadap regulasi dan tantangan bisnis ke depan.Baca juga: Dana Rp 2,5 Miliar Digelontorkan, PGN Percepat Bantuan Banjir Aceh–Sumut“Penyesuaian yang disetujui pemegang saham bertujuan memastikan keselarasan anggaran dasar Perseroan dengan ketentuan regulasi yang berlaku, sekaligus memperkuat kejelasan peran, mekanisme pengambilan keputusan, dan akuntabilitas pengelolaan perusahaan secara berkelanjutan,” ujar Fajriyah.PGN menilai, langkah strategis yang diputuskan dalam RUPSLB ini mencerminkan komitmen kuat perusahaan dalam menjaga kepastian regulasi, memperkokoh struktur tata kelola, serta memastikan keberlanjutan kinerja jangka panjang. Upaya tersebut sejalan dengan mandat PGN sebagai subholding gas di bawah PT Pertamina (Persero), khususnya dalam mendukung ketahanan dan transisi energi nasional.

| 2026-02-04 22:37