Sosok Rosdiana, Mahasiswa ITB yang Raih Penghargaan Peneliti Terbaik Nasional

2026-01-17 03:04:41
Sosok Rosdiana, Mahasiswa ITB yang Raih Penghargaan Peneliti Terbaik Nasional
- Mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB), Rosdiana Anjelina meraih penghargaan sebagai Peneliti Terbaik dari Program Indofood Riset Nugraha (IRN) 2024–2025.Penghargaan tersebut diberikan pada Kamis silam. Dalam penelitiannya, Rosdiana berfokus pada tiga permasalahan utama pertanian Indonesia yaitu praktik monokultur yang berulang, ketergantungan pada pupuk kimia, dan penurunan produktivitas pangan.Penelitian yang berangkat dari tugas akhir ini berjalan selama enam bulan, dari Oktober 2024 hingga April 2025 menempati lahan Kampus ITB Jatinangor.Tahapan yang ia lakukan mulai dari persiapan lahan, persemaian benih, penanaman bertahap, hingga pemeliharaan intensif menggunakan pestisida nabati dan pupuk organik.Baca juga: Kisah Andrew Lulusan ITB Bisnis Kartu Pokemon, Nilai Pasarnya Tembus Triliunan RupiahIa mempraktikan sistem “Three Sisters”, metode budidaya tradisional untuk menanam tiga komoditas, yaitu jagung, kacang panjang, dan labu kuning secara bersamaan pada satu lahan."Aku ingin menunjukkan bahwa pertanian berkelanjutan dapat diwujudkan melalui sistem budidaya yang efisien, produktif, dan ramah lingkungan,” ujarnya, dikutip dari situs ITB, Kamis .Ketiga tanaman tersebut mempunya hubungan ekologis saling melengkapi. Jagung berfungsi sebagai penopang, kacang panjang menyuplai nitrogen, dan labu kuning menutup tanah untuk menjaga kelembapan sekaligus menekan pertumbuhan gulma.Rosdiana mengombinasikan sistem tersebut dengan pupuk vermikompos, pupuk organik hasil dekomposisi oleh cacing tanah yang kaya nutrisi dan mikroorganisme.Baca juga: Kisah Ellana, Mahasiswa ITB Lulus dengan IPK 3,99 Meski Sibuk BerorganisasiKata Rosdiana, masa penanaman di lapangan adalah bagian paling menantang."Sinkronisasi tiga tanaman dengan karakter tumbuh berbeda tidak mudah, apalagi cuaca sering berubah. Jagung bisa tumbuh dua kali dari tinggi badan, jadi pengambilan data pun penuh perjuangan,” kenangnya.Sementara temuan paling menarik ada pada kesadaran akan keseimbangan alami yang tercipta. Sistem penanaman yang dipilih Rosdiana bekerja bukan karena banyaknya input, melainkan karena hubungan ekologinya tepat.Sebuah pengingat bahwa inovasi kadang lahir dari hal yang paling tradisional, yakni alam secara natural.itb.ac.id Institut Teknologi Bandung (ITB). 5 universitas teknik dan teknologi terbaik di Indonesia 2025 versi QS WUR.Dengan biaya rendah, produktivitas tinggi, serta ketahanan terhadap perubahan iklim, sistem ini dinilai cocok untuk diterapkan di kondisi tropis.Ia yakin sistem Three Sisters dapat membantu petani kecil di Indonesia yang memiliki keterbatasan lahan dan sumber daya.Bagi Rosdiana, penghargaan bukanlah akhir, melainkan pijakan awal untuk terus belajar dan berkontribusi.Baca juga: 400 Mahasiswa ITB Akan Dapat Beasiswa Jenius dari Pemprov JabarKe depan, Rosdiana berencana melanjutkan risetnya ke tahap yang lebih aplikatif, seperti uji coba di lahan petani kecil atau penerapan dalam program pertanian berkelanjutan berbasis masyarakat.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

33. Bagaimana pola pengembangan paragraf ke-1, ke-2, dan ke-3 pada teks tersebutTentukan Benar (T) atau Salah (S) untuk setiap pernyataan berikut!34. Percakapan:Dini: Teks tersebut sangat menarik dan bisa menambah wawasan kita, terutama jika kita berencana untuk mengembangkan suatu bisnis kecil.Rio: Iya, pilihan katanya juga sangat mudah dimengerti sehingga orang yang awam terhadap istilah di bidang ekonomi juga mudah memahami isi informasi yang disajikan.Sena: Aku sependapat dengan kalian berdua, tetapi rasanya teks tersebut akan lebih baik jika disertai data pertumbuhan UKM dalam kurun waktu lima tahun terakhir atau pendapat ahli di bidang ekonomi.Berdasarkan percakapan tersebut, mengapa pendapat Sena sangat baik dalam menilai keakuratan informasi yang disajikan?Tentukan Setuju atau Tidak Setuju untuk setiap alasan berdasarkan isi teks!Baca juga: 30 Soal PTS PAI Kelas 3 Semester 1 Kurikulum Merdeka dan Kunci Jawaban STS Pendidikan Agama IslamTeks untuk soal nomor 35-37!Hampir 25 tahun lalu kami berpisah karena keluarga saya harus hoyongan ke kota tempat kerja Ayah yang baru di luar pulau. Tak satupun barang tertinggal di rumah lama. Begitu juga dengan sahabatku, loami harus berpisahBertemu dengannya setelah sekian lama, mengingatkan kembali pada pengalaman kami dahulu. Pengalaman yang menjadikan dia, walau tidak setiap waktu, selalu lekat di ingatan saya. Tentu dia mengingatnya pula, bahkan saya yakin rasa yang dildapnya lebih besar efeknya. Karena sebagai seorang sahabat, dia jelas jauh lebih tulus dan setia daripada saya. Tak terasa mata saya mulai berkaca-kacaSaat malam itu saya berada di sini, memperhatikannya belajar. Selesai belajar, dia menyuruh saya pulang karena hendak pergi mencari jangkrik. Saya langsung menyatakan ingin ikut, tapi dia keberatan. Ayah dan ibunya pun melarang. Saya sering mendengar cerita mengasyikan anak-anak beramai-ramai berangkat ke sawah selepas iaya untuk mencari jangkrik. Sayang, Ayah tidak pernah membolehkan saya. Tapi malam itu saya nekat dan sahabat saya itu akhirnya tidak kuasa menolak. Tidak ganti baju? tanya saya heran begitu dia langsung memimpin untuk berangkat. Itu hari Jumat, Seragam coklat Pramuka yang dikenakannya sejak pagi masih akan terpakai untuk bersekolah sehari lagi. Dia memang tidak memiliki banyak pakaian hingga seragam sekolah biasa dipakai kapan saja. Tapi memakainya untuk pergi ke sawah mencari jangkrik, rasапуа sangat tidak elokSaya mengambil alih obor dari tangannya. Rasanya belum terlalu lama kami berada di sana dan bumbung baru terisi beberapa ekor jangkrik ketika tiba-tiba angin berubah perangai. Kaget, pantat obor itu justru saya angkat tinggi-tinggi sehingga minyak mendorong sumbunya terlepas. Api dengan cepat berpindah membakar punggung saya! Terdengar teriakannya sembari melepaskan seragam coldatnya untuk dipakai menyabet punggung saya. Baju yang saya kenakan habis sepertiganya. Sahabat saya itu tanggap melingkupi tubuh saya dengan seragam coklatnya melihat saya mulai menangis dan menggigil antara kesakitan dan kedinginan Sadar saya membutuhkan pertolongan secepatnya, dia menggendong saya lalu berlari sembari membujuk-bujuk saya untuk tetap tenang. Napasnya memburu kelelahan, tapi rasa tanggung jawab yang besar seperti memberinya kekuatan berlipat untuk tetap bersama saya. (Kutipan Cerpen Seragam karya Aris Kurniawan Basuki dengan penyestialan)35. Kalimat:“Hampir 25 tahun lalu kami berpisah karena keluarga saya harus boyongan ke kota tempat kerja Ayah yang baru di luar pulau.”Penggunaan kata boyongan memperjelas peristiwa yang dialami tokoh “saya”, yaitu …Baca juga: 50 Soal UKPPPG 2025 Guru SD dan Kunci Jawaban Uji Kompetensi PPG sebagai Bahan Latihan36. Peristiwa apa yang mungkin akan terjadi kepada sahabatnya jika tokoh saya tidak ikut mencari jangkrik malam itu? Tentukan Tepat atau Tidak Tepat untuk setiap pertanyaan berikut!37. Kalimat mana saja dari dalam kutipan cerpen tersebut yang membuktikan karakter sahabat tokoh saya merupakan seorang yang setia kawan?Pilihlah jawaban yang benar!  Jawaban benar lebih dari satu. 

| 2026-01-17 00:58