Ada Indikasi Praktik Under Invoicing, Menkeu Purbaya Ancam Cabut Izin Impor Perusahaan Nakal

2026-01-16 01:51:06
Ada Indikasi Praktik Under Invoicing,  Menkeu Purbaya Ancam Cabut Izin Impor Perusahaan Nakal
JAKARTA, - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan adanya temuan selisih harga yang sangat besar dalam proses impor sejumlah barang.Temuan itu, menurutnya, menjadi indikasi kuat adanya praktik under invoicing atau pelaporan nilai barang impor yang lebih rendah dari harga sebenarnya."Kasus barang yang tercatat hanya bernilai 7 dollar AS, padahal harga pasarnya sebenarnya jauh lebih tinggi. Setelah dilakukan pengecekan di marketplace, ada yang Rp 40 juta-Rp 50 juta," ujar Purbaya saat ditemui di Kantor Kemenkeu pada Jumat .Baca juga: Purbaya Buka Opsi Baju Bekas Impor Ilegal Tak Lagi Dibakar, Akan Diolah Jadi Bahan BakuTemuan tersebut membuat pemerintah menghitung adanya potensi tambahan nilai impor hingga 220 juta dollar AS dari total 21 kontainer yang terlibat dalam praktik tersebut.Purbaya juga akan memantau ketat perusahaan tersebut.Jika praktik under invoicing kembali terulang, ia tak segan mencabut izin impor perusahaan tersebut.Purbaya juga menyebut, terduga pelaku merupakan perusahaan besar yang mudah dideteksi."Kita akan minta perusahaan jangan melakukan hal yang sama lagi. Kalau hal yang sama terulang, saya akan larang perusahaan itu melakukan impor," lanjutnya.Selain itu, ia juga menggambarkan situasi di Pelabuhan Tanjung Perak yang sangat ramai pada malam hari.Dalam praktiknya, para pelaku usaha kerap memberikan sampel barang yang telah dirapikan agar terlihat sesuai dengan dokumen.Namun, pemeriksa tetap melakukan pengecekan harga untuk memastikan tidak ada manipulasi.Untuk memperkuat pengawasan, Purbaya menjelaskan bahwa pemerintah akan menerapkan sistem yang memungkinkan pemeriksaan dilakukan langsung dari Jakarta dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan (AI).Ia menyebut telah mempelajari sistem scanning ketika melakukan kunjungan ke Surabaya beberapa waktu lalu."Kita akan perketat sistem pengawasan di pelabuhan. Jadi under invoicing harusnya nanti. Ketika menambah barang, itu akan bisa diambil fotonya dari Jakarta, mungkin pakai AI," tandasnya.Baca juga: Purbaya Tegaskan Redenominasi Bukan Wewenang Kemenkeu: Nanti BI yang Menyelenggarakannya


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-01-16 02:16