Italia Vs Norwegia: Gattuso Coret 3 Pemain, Termasuk Tonali

2026-02-05 14:14:51
Italia Vs Norwegia: Gattuso Coret 3 Pemain, Termasuk Tonali
- Elia Caprile, Sandro Tonali, dan Riccardo Calafiori tidak akan berada di bangku cadangan Italia untuk pertandingan melawan Norwegia malam ini.Pelatih kepala Italia, Gennaro Gattuso, telah mengumumkan daftar skuad yang terdiri dari 23 pemain untuk pertandingan kualifikasi Piala Dunia melawan Norwegia di Stadion San Siro.Laga Grup I Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa Italia vs Norwegia bakal digelar pada Minggu atau Senin pukul 02.45 WIB.Menurut laporan dari TMW, ketiga pemain yang dicoret Gattuso dari skuad adalah Elia Caprile (Cagliari), Riccardo Calafiori (Arsenal), dan Sandro Tonali (Newcastle).Baca juga: Gianluca Zambrotta: Aneh Jika Italia Tak Lolos Piala Dunia, itu Memalukan!Caprile sebelumnya sudah tidak dipanggil untuk pertandingan Italia melawan Moldova pada hari Kamis .Adapun Calafiori mengalami cedera pinggul dan juga tidak tampil dalam laga melawan Moldova.Sedangkan Tonali sudah mengoleksi kartu kuning. Sehingga, eks gelandang AC Milan tersebut terancam hukuman akumulasi andai menerima kartu kuning lagi di laga melawan Norwegia.Baca juga: Norwegia Siap Lolos ke Piala Dunia Pertama sejak Zaman Batu, Italia Disebut Mustahil Menang 9-0Timnas Italia disebut lebih membutuhkan tenaga Tonali untuk berlaga di semifinal playoff Piala Dunia pada Maret 2026.TANGKAPAN LAYAR Timnas Italia meraih kemenangan krusial 2-0 atas Moldova pada laga Kualifikasi Piala Dunia 2026, Kamis atau Jumat dini hari WIB.Italia memang hampir dipastikan akan melaju ke playoff Piala Dunia tahun depan. Sebab, sulit kalau tidak mau dibilang mustahikl bagi Italia untuk menggusur Norwegia dari puncak Grup I.Kini, Norwegia memimpin Grup I dengan bekal 21 poin dari tujuh pertandingan. Di sisi lain, Italia menempati peringkat dua berkat raihan 18 angka.Secara matematis, Italia masih bisa menyamai perolehan poin Norwegia. Namun, Norwegia di atas angin lantaran mengantongi selisih gol +29, berbanding +12 milik Italia.Apabila ingin mengudeta Norwegia dari puncak klasemen, mau tak mau Italia mesti menang 9-0 pada laga pamungkas Grup I di San Siro.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 12 Tahun 2025 yang mengatur Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) yang ditanggung pemerintah untuk kendaraan listrik tertentu.Namun, penghentian insentif diprediksi membuat penjualan BEV pada tahun depan melambat.“Tentu itu akan merubah penjualan mobil listrik, apalagi saat ini kondisi ekonomi kita masih menantang. Penggerak roda industri otomotif kan pada middle income class,” ujar Yannes saat ditemui belum lama ini.Meski begitu, Yannes menekankan bahwa pasar kendaraan elektrifikasi secara keseluruhan belum tentu melemah.“Total segmentasi BEV kemungkinan akan melambat, tetapi pertumbuhan kelak akan digerakkan BEV rakitan lokal ya,” lanjutnya.Meski begitu, Yannes menilai pasar kendaraan elektrifikasi secara keseluruhan belum tentu melemah. Segmen hybrid electric vehicle (HEV) diperkirakan akan tumbuh, karena menawarkan kombinasi efisiensi bahan bakar tanpa kekhawatiran jarak tempuh.“Segmentasi HEV akan sangat subur, karena konsumen rasional akan memilih HEV sebagai safe haven. Efisiensi BBM ada, range anxiety nol,” ujar Yannes.Ia menambahkan, untuk menjaga momentum pertumbuhan kendaraan listrik, peran kelas menengah menjadi kunci.“PR kita pertama adalah menaikkan middle income class kita. Ekonomi tolong buktikan bisa tembus 5,4 persen tahun ini dan 6 persen di tahun depan,” kata Yannes.Baca juga: Mobil Listrik Indonesia: BYD Dominasi, Jaecoo dan Wuling Bersaing/Adityo Wisnu Mobil hybrid Rp 300 jutaan“Dan janji di 2029 tercapai, yaitu 8 persen. Itu baru kita bisa belanja dengan enak lagi,” tutupnya.Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil berbasis baterai sepanjang 2025 mencatat pertumbuhan signifikan.Dari Januari hingga November 2025, wholesales BEV telah mencapai 82.525 unit, naik 113 persen dibanding periode sama tahun lalu.Segmen PHEV juga mencatat lonjakan luar biasa, meningkat 3.217 persen menjadi 4.312 unit, sementara mobil hybrid mengalami pertumbuhan 6 persen, dari 53.986 unit pada periode sama tahun lalu menjadi 57.311 unit.

| 2026-02-05 13:37