Prabowo Tinjau Jembatan Bailey Teupin Mane yang Terputus akibat Banjir

2026-02-01 02:04:54
Prabowo Tinjau Jembatan Bailey Teupin Mane yang Terputus akibat Banjir
JAKARTA, - Presiden Prabowo Subianto meninjau proses perbaikan Jembatan Bailey Teupin Mane, Kabupaten Bireuen, Aceh, yang terputus akibat banjir dan longsor beberapa hari lalu, Minggu Kepala Negara tampak didampingi Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, dan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, untuk melihat langsung proses perbaikan tersebut.Baca juga: Tiba di Aceh, Prabowo Peluk Gubernur MualemDilansir dari tayangan KompasTV, Presiden sempat memegang kerangka jembatan yang akan dipasang di wilayah tersebut. Setelahnya, Presiden tampak berdiskusi dengan jajaaran pembantunya di pinggir sungai yang menjadi akses jalan Bireuen dan Takengon tersebut.Usai berdiskusi sejenak, Prabowo sempat menemui warga dan bersalam-salaman.Prabowo juga menyapa anak-anak yang ada di lokasi tersebut. “Hidup Prabowo!” teriak salah seorang warga saat Presiden menyapa.Dalam kunjungan ini, Prabowo juga dijadwalkan akan mengunjungi Posko Pengungsian di Desa Balee Panah, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen.Sebelumnya, Prabowo bertolak dari Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta menuju Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Kabupaten Aceh Besar, pada pukul 07.55 WIB.Dalam penerbangan tersebut, Presiden turut didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Sekretariat Satgas PASTI, Hudiyanto, mengatakan sejak IASC beroperasi pada 22 November 2024 hingga 11 November 2025, lembaga itu telah menerima 343.402 laporan penipuan. Laporan tersebut menunjuk 563.558 rekening yang terkait aktivitas penipuan, di mana 106.222 rekening telah diblokir.Dari keseluruhan laporan, total kerugian yang dilaporkan korban mencapai Rp 7,8 triliun, sementara upaya pemblokiran dana berhasil menahan Rp 386,5 miliar.“Sejak awal beroperasi di tanggal 22 November 2024 sampai dengan 11 November 2025, IASC telah menerima 343.402 laporan penipuan. Total rekening terkait penipuan yang dilaporkan ke IASC sebanyak 563.558 rekening dengan 106.222 rekening telah dilakukan pemblokiran,” ujar Hudiyanto lewat keterangan pers, Sabtu .Baca juga: Penipuan AI Deepfake Kian Marak, Keamanan Identitas Digital Diuji“Adapun total kerugian dana yang dilaporkan oleh korban penipuan sebesar Rp 7,8 triliun dengan dana yang telah berhasil diblokir sebesar Rp 386,5 miliar,” paparnya. Menurut Hudiyanto, angka-angka itu memperlihatkan sejauh mana pelaku memanfaatkan platform digital untuk menjerat korban, mulai dari pinjaman online alias pinjol ilegal hingga tawaran investasi palsu, sehinggga penindakan masif diperlukan untuk melindungi konsumen.Sebagai bagian dari penindakan, Satgas PASTI kembali memblokir 776 aktivitas dan entitas keuangan ilegal, yang terdiri atas 611 entitas pinjaman online ilegal, 96 penawaran pinjaman pribadi (pinpri), dan 69 tawaran investasi ilegal.

| 2026-02-01 02:00