Kembali Panas, Radar China Kunci Jet Tempur Jepang dan Australia Ikut Bereaksi

2026-01-12 08:16:59
Kembali Panas, Radar China Kunci Jet Tempur Jepang dan Australia Ikut Bereaksi
- Ketegangan di kawasan kembali meningkat setelah Jepang melaporkan pesawat militer China mengarahkan radar pada jet tempur F-15 mereka di dekat Okinawa.Insiden itu terjadi dua kali pada Sabtu , masing-masing berlangsung sekitar 3 menit pada sore hari dan hampir setengah jam pada malam hari.Menteri Pertahanan Jepang, Shinjiro Koizumi, menyebut tindakan tersebut berbahaya dan berada di luar prosedur penerbangan yang aman.“Kami telah menyampaikan protes keras kepada pihak China dan menuntut tindakan pencegahan yang ketat,” kata Koizumi sebagaimana dilaporkan Associated Press, Minggu .Menurut Kementerian Pertahanan Jepang, jet-jet F-15 dikerahkan untuk memantau latihan lepas-landas dan pendaratan yang dilakukan armada China di Pasifik, namun mereka tetap menjaga jarak agar tidak memicu provokasi.Baca juga: Ketua MPR China Temui Presiden Prabowo, Apa yang Akan Dibahas?Tidak ada pelanggaran wilayah udara maupun kerusakan yang dilaporkan.Di sisi lain, juru bicara Angkatan Laut China, Kolonel Senior Wang Xuemeng, mengatakan latihan mereka sudah diumumkan sebelumnya dan menuduh pesawat Jepang melakukan gangguan.Ia meminta Tokyo agar menghentikan fitnah dan menegaskan bahwa China akan mengambil langkah yang diperlukan untuk melindungi kepentingannya."Kami dengan sungguh-sungguh meminta pihak Jepang untuk segera menghentikan fitnah dan pencemaran nama baik, serta secara tegas mengekang tindakan-tindakan di garis depan. Angkatan Laut China akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai dengan hukum untuk secara tegas menjaga keamanannya sendiri serta hak dan kepentingan yang sah," ujar Wang dalam sebuah pernyataan yang dipublikasikan pada Minggu di situs web Kementerian Pertahanan China dikutip dari The Japan News. Insiden ini terjadi di tengah hubungan bilateral yang memburuk setelah pernyataan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi terkait kemungkinan keterlibatan militer Jepang jika China bertindak terhadap Taiwan.Baca juga: China Keluarkan Peringatan Baru: Warga Mengaku Dihina dan Dipukuli di JepangWikimedia Commons Ilustrasi jet tempur.AP juga melaporkan bahwa situasi tersebut menjadi perhatian Australia, yang menterinya tengah berada di Tokyo untuk pertemuan bilateral.Menteri Pertahanan Australia Richard Marles menyatakan keprihatinan atas insiden tersebut dan berharap interaksi di udara tetap berlangsung secara profesional.Ia menegaskan Australia tidak menginginkan perubahan sepihak atas status quo di Selat Taiwan, meski tetap berupaya menjaga hubungan konstruktif dengan Beijing.Dalam pertemuan pada Minggu , Jepang dan Australia sepakat mempererat koordinasi militer melalui kerangka kerja baru yang lebih strategis.


(prf/ega)