Bantuan Beras Pecah Dijatuhkan dari Heli, Pemerintah Evaluasi Distribusi

2026-01-14 21:29:07
Bantuan Beras Pecah Dijatuhkan dari Heli, Pemerintah Evaluasi Distribusi
Video menampilkan warga Tapanuli Utara (Taput) mengais beras karena bungkusnya pecah saat didistribusikan menggunakan helikopter viral di media sosial (medsos). Pemerintah melakukan evaluasi dan selanjutnya bantuan terhadap korban bencana menggunakan tali sling serta dibungkus kuat.Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjelaskan bantuan logistik beras kini dibungkus lebih kuat dan diturunkan dengan tali saling dari helikopter. Ketinggian helikopter diturunkan untuk mengantisipasi bantuan rusak."Terkait dengan bantuan airdrop memang kemudian dilakukan evaluasi yaitu dengan memberikan sling atau membungkus dengan lebih kuat, tingkat ketinggiannya pun kita turunkan untuk supaya logistik yang disalurkan lewat airdrop tetap terjaga," kata Jenderal Sigit saat konferensi pers di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (3/12/2025).KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak menjelaskan alasan distribusi bantuan dilempar dari helikopter adalah bantuan yang perlu disalurkan dengan cara cepat. Di sisi lain, helikopter tidak bisa mendarat di daerah terdampak."Jadi heli itu tidak bisa mendarat di mana pun jadi landasan harus siap, jadi karena kondisi bantuan harus diberikan kita coba untuk dilempar," ujarnya.Maruli memastikan proses distribusi bantuan kini telah dievaluasi. Maruli memastikan tidak ada lagi beras yang pecah."Setelah ada yang pecah kita evaluasi lagi, sekarang tidak terjadi lagi sudah," ujarnya.Dalam video yang dilihat, Selasa (2/12), helikopter terlihat menjatuhkan bantuan dari helikopter yang terbang rendah. Setelah itu, terlihat warga ramai-ramai mengambil bantuan yang dijatuhkan. Namun tampak butiran-butiran beras tumpah dan tersebar di tanah. Beras tersebut lalu dikait warga."Bukannya turun memberi bantuan kepada masyarakat, pemerintah malah jatuhkan sembako dari helikopter yang masih terbang di udara. Alhasil, masyarakat terpaksa mengais beras dari tanah," demikian tertulis dalam video itu.Simak juga Video: Momen Pengiriman Bantuan Logistik untuk Korban Bencana Sumatera via Udara[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Lalu ketiga, penguatan talenta keamanan siber ASN, baik di pusat maupun di daerah, dan terakhir, pendampingan intensif melalui Ekosistem Keamanan Siber Nasional.Dengan empat langkah strategis ini, keamanan siber tidak lagi bersifat reaktif, tetapi menjadi sistem pertahanan yang proaktif, terstandarisasi, dan terintegrasi untuk melindungi ruang digital Indonesia, jelasnya.Sementara itu, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Nugroho Sulistyo Budi mengatakan, sinergi, kolaborasi, kerja sama, persatuan, kerukunan, adalah rumus keberhasilan suatu bangsa dalam mewujudkan transformasi nasional.Menurutnya, BSSN dan Kementerian PANRB terus berupaya meningkatkan sinergi dan kolaborasi di berbagai bidang, termasuk dalam pelaksanaan program percepatan transformasi digital yang aman.Baca juga: Rapat bersama DPR, Menteri PANRB Sampaikan Progres dan Proyeksi Program Kerja Kementerian PANRBTentu saja percepatan transformasi itu untuk mendukung Asta Cita dan Program Prioritas Presiden menuju Indonesia Emas 2045.Kami sangat mengapreasiasi Kementerian PANRB yang telah memberikan arahan dan dukungan sehingga terbuka ruang kolaborasi yang kuat antar kedua institusi, kata Sulistyo.Kolaborasi itu, kata dia, diwujudkan dengan menempatkan keamanan siber dan sandi sebagai enabler dan trust builder, serta mengintegrasikan keamanan siber dan sandi dalam kebijakan serta peta jalan penyelenggaraan transformasi digital.Hal tersebut, dilakukan untuk meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanan kepada masyarakat.

| 2026-01-14 20:16