Lancarkan Mobilisasi Jalur Darat, Jembatan Alternatif Akan Dibangun di Bireuen

2026-01-12 05:27:59
Lancarkan Mobilisasi Jalur Darat, Jembatan Alternatif Akan Dibangun di Bireuen
BANDA ACEH, - Pemerintah Aceh telah menurunkan tim untuk membangun jalur alternatif yang berada Awe Geutah Kabupaten Bireuen. Langkah ini dilakukan untuk menormalisasi jalur transportasi darat akibat terputusnya Jembatan Kutablang di Kabupaten Bireuen.Informasi tersebut disampaikan Tim PUPR Aceh pada rapat evaluasi posko komando tanggap darurat bencana hidrometeorologi yang dipimpin Sekda Aceh, M Nasir SIP MPA pada Minggu, 30 November 2025.Baca juga: Bupati Aceh Timur: Rakyat Kami 2 Hari Tidak Makan…"Dari informasi yang disampaikan Tim PUPR, seluruh perlengkapan untuk pembangunan jembatan sudah berada di Kabupaten Bireuen,” kata Juru Bicara Posko Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi, Murthalamuddin.Menurut Murthalamuddin, tim PUPR Mereka memperkirakan proses pengerjaan dapat diselesaikan dalam waktu tiga hari.Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M Nasir, mengatakan saat ini pihaknya terus mempercepat pemulihan konektivitas antarwilayah yang terputus akibat banjir dan longsor.Sejumlah titik krusial kini dalam proses percepatan pembukaan akses, termasuk jalur Bireuen–Aceh Utara yang ditargetkan pulih dalam tiga hari lewat pembangunan Jembatan Bailey.“Konektivitas Bireuen–Aceh Utara sudah mendapatkan solusi. Pembangunan jembatan Bailey hari ini sudah mulai dikerjakan. Targetnya tiga hari selesai dan bisa dilalui,” katanya. Baca juga: Hoax! Korban Meninggal Dunia akibat Banjir Aceh Capai 400 OrangSelain itu, akses Aceh Utara menuju Bener Meriah juga dikerjakan secara simultan dengan dukungan enam alat berat dari pemerintah dan pihak swasta.Upaya serupa dilakukan pada jalur Abdya–Gayo Lues serta jalur Gayo Lues menuju Aceh Tengah dan Aceh Tenggara.“Aceh Tenggara sudah tembus ke Sumatera Utara. Jadi sekarang fokusnya menembus jalur tengah agar konektivitas kembali normal,” ucapnya.


(prf/ega)