NEW YORK, - Indeks Wall Street menembus rekor tertinggi saat penutupan perdagangan Selasa waktu Amerika Serikat (AS).Kenaikan ini dipicu oleh optimisme pasar terhadap penyelesaian penutupan pemerintahan (shutdown), meski saham-saham berbasis kecerdasan buatan (AI) justru mengalami tekanan.Mengutip Reuters Rabu WIB, Dow Jones melesat 1,18 persen ke level 47.927,96, sementara S&P 500 naik 0,21 persen ke 6.846,61.Sebaliknya, Nasdaq yang sarat saham teknologi justru melemah 0,25 persen ke 23.468,30.Sejak awal tahun, Dow Jones telah naik hampir 13 persen, masih di bawah kenaikan S&P 500 sebesar 16 persen dan lonjakan Nasdaq yang mendekati 22 persen.Kenaikan indeks utama dipicu kabar positif dari Washington, di mana anggota Dewan Perwakilan Rakyat (House of Representatives) kembali dari masa reses 53 hari untuk melakukan pemungutan suara yang berpotensi mengakhiri kebuntuan anggaran.Platform taruhan Polymarket bahkan memprediksi kesepakatan akan tercapai penuh pekan ini.“Pasar bereaksi pada ekspektasi bahwa shutdown akan berakhir. Pemerintah akan kembali bekerja, data ekonomi akan dirilis, dan ketidakpastian akhirnya mereda,” ujar Sam Stovall, Chief Investment Strategist di CFRA Research.Namun, di tengah euforia tersebut, saham-saham AI dan teknologi justru menjadi pemberat indeks.Raksasa teknologi Jepang, SoftBank Group, mengungkapkan penjualan saham Nvidia senilai 5,8 miliar dollar AS, yang membuat saham pembuat chip itu anjlok hampir 3 persen.Sementara itu, CoreWeave anjlok lebih dari 16 persen setelah memangkas proyeksi pendapatan tahunan akibat gangguan pada pusat datanya.Selain itu, laporan tenaga kerja dari ADP menunjukkan sektor swasta kehilangan rata-rata 11.250 pekerjaan per minggu dalam empat pekan yang berakhir 25 Oktober, menambah kekhawatiran akan pelemahan ekonomi.Dari sisi politik, Presiden AS, Donald Trump, memperingatkan potensi bencana ekonomi dan keamanan nasional jika Mahkamah Agung menolak penggunaan Emergency Powers Law untuk memberlakukan kebijakan tarif besar-besaran.Di sektor korporasi, Occidental Petroleum naik tipis 0,1 persen setelah membukukan laba kuartal III-2025, yang melampaui ekspektasi.Sementara itu, Paramount Skydance melonjak hampir 10 persen setelah perusahaan hasil merger tersebut mengumumkan rencana pemangkasan biaya dan investasi 1,5 miliar dollar AS di bisnis streaming dan studio filmnya.Sebanyak 10 dari 11 sektor dalam indeks S&P 500 mencatatkan penguatan, dipimpin sektor kesehatan yang melonjak 2,33 persen, didorong kenaikan saham Eli Lilly, Johnson & Johnson, dan AbbVie, yang masing-masing naik lebih dari 2 persen.Aktivitas perdagangan cenderung ringan karena pasar obligasi AS ditutup memperingati Hari Veteran (Veterans Day).Volume transaksi hanya mencapai 15,3 miliar saham, di bawah rata-rata 20 sesi sebelumnya sebesar 20,8 miliar saham.
(prf/ega)
Wall Street Melejit ke Rekor Baru di Tengah Harapan Akhir Shutdown, Saham AI Justru Tertekan
2026-01-11 22:30:51
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 23:10
| 2026-01-11 22:12
| 2026-01-11 21:39
| 2026-01-11 21:32
| 2026-01-11 21:05










































