KEBUMEN, — Curah hujan tinggi yang mengguyur Kabupaten Kebumen sejak Minggu sore menyebabkan banjir meluas di Kecamatan Alian.Enam desa terdampak dengan ketinggian air mencapai 40 hingga 80 sentimeter. Hingga Senin pukul 02.00 WIB, sejumlah lokasi masih belum surut.Desa terdampak meliputi Krakal, Kalirancang, Sawangan, Seliling, Surotrunan, dan Bojongsari. Genangan terjadi di jalan utama, permukiman, hingga kawasan pertigaan desa yang menjadi akses harian warga.Baca juga: Kebumen Dilanda Banjir, Ratusan Warga TerdampakDi Desa Krakal, banjir merendam pertigaan depan balai desa setinggi 40–50 cm sebelum berangsur surut.Kondisi serupa terjadi di Kalirancang dan Sawangan yang juga mengalami genangan di jalan utama, namun air mulai menurun pada Minggu malam.Humas BPBD Kebumen, Heri Purwoto, mengatakan kondisi terburuk terjadi di Desa Seliling. Empat dukuh terdampak — Jiwanalan, Ndukuh, Kragapitan, dan Pegandulan — dengan ketinggian air 60–80 cm.“Hingga dini hari, air belum surut dan BPBD masih melakukan pendataan dampak serta kerusakan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin pagi.Baca juga: Bupati Ayahwa Terobos Banjir Jangkau Pengungsi di Sejumlah DesaDi Desa Surotrunan, banjir setinggi 60 cm merendam permukiman dan berdampak pada 63 KK atau 135 jiwa. Warga memilih bertahan di rumah karena belum ada pengungsian yang didirikan.Sementara itu, di Desa Bojongsari, air mencapai sekitar 50 cm di wilayah RT 02 RW 03 dan RT 03 RW 02 hingga pukul 22.48 WIB.Pusdalops PB BPBD Kebumen menyampaikan bahwa petugas bersama relawan terus memantau perkembangan di Kecamatan Alian, yang menjadi salah satu titik dengan dampak banjir paling luas.“Sejumlah titik masih belum surut karena tingginya curah hujan dan kondisi drainase. Kami terus melakukan asesmen dan memastikan kebutuhan warga terdampak terpenuhi,” ujar Heri.Baca juga: Banjir Rendam 7 Kecamatan di Aceh Utara, 3 Titik Pengungsian DibukaBPBD Kebumen juga mengerahkan personel tambahan untuk membantu pendataan kerusakan, penyaluran bantuan logistik, dan monitoring potensi hujan susulan.Warga diminta tetap waspada, terutama yang tinggal di dekat aliran sungai atau cekungan yang berpotensi tergenang kembali.“Pendataan terkait kerusakan, kerugian, dan dampak lanjutan masih berlangsung dan akan diperbarui secara berkala,” tutup Heri.
(prf/ega)
Enam Desa di Kebumen Terendam Banjir hingga 80 Cm
2026-01-12 12:43:05
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 11:31
| 2026-01-12 10:51
| 2026-01-12 10:36
| 2026-01-12 10:35
| 2026-01-12 10:34










































