Seorang Perempuan Ditemukan Tewas di Kontrakan Mejing Wetan, Sleman

2026-01-15 11:29:11
Seorang Perempuan Ditemukan Tewas di Kontrakan Mejing Wetan, Sleman
YOGYAKARTA, – Seorang perempuan ditemukan meninggal dunia di dalam rumah kontrakannya di Mejing Wetan, Kalurahan Ambarketawang, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, Selasa .Korban ditemukan tergeletak dan mengeluarkan darah.Dukuh Mejing Wetan, Isti Setyaningsih, mengatakan korban sudah dua bulan tinggal di kontrakan tersebut."Kalau (mengontrak) di rumah ini dua bulan. Sebelumnya mengontrak di sebelah itu, masih satu RT," ujar Isti saat ditemui di lokasi.Baca juga: Dua Pemuda Bacok Pengendara Motor di Sleman, Polisi Lakukan Tes Urine, Begini KronologinyaIsti menyampaikan korban tinggal bersama anaknya yang masih duduk di bangku sekolah dasar serta seorang pembantu.Terkait pekerjaan korban, Isti mengaku tidak mengetahui secara pasti. Namun ia menyebut korban biasanya berangkat kerja pada siang hari."Berangkat kerja siang, habis isya sudah pulang," tuturnya.Isti mengatakan, ia mendapatkan laporan dari warga yang menemukan korban meninggal dunia di dalam rumah kontrakan.Setelah menerima laporan, ia langsung menghubungi pihak kepolisian dan tenaga medis."Tadi awalnya warga laporan, sekitar jam 7 lebih. Terus saya telepon Pak Babin, telepon Kapolsek, telepon Puskesmas," ucapnya.Isti tidak ikut masuk ke dalam rumah sehingga tidak mengetahui kondisi detail korban."Saya tidak tahu, saya tidak masuk. Hanya empat orang yang masuk," tuturnya.Baca juga: Perlu Pengendalian Tikus, Sembilan Orang di Sleman Meninggal Terjangkit LeptospirosisBerdasarkan informasi dari empat warga yang masuk, korban ditemukan meninggal dunia di dalam kamar, dan terdapat bercak darah di lantai."(Posisi korban) di dalam kamar. Yang melihat bapak-bapak tadi, terus pada keluar. Iya (bapak-bapak tadi cerita ada bercak darah)," urainya.Dari pantauan Kompas.com, garis polisi terpasang di depan rumah kontrakan korban. Polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara. Tim Inafis Polda DIY juga terlihat berada di lokasi.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Selain itu, ia juga berpesan agar seluruh ASN di Indonesia tetap menjaga integritas dan terus melayani masyarakat dengan hati.Rini menegaskan bahwa ASN harus bekerja secara profesional untuk mendukung tugas-tugas pemerintahan. Pasalnya, Korpri berperan sebagai simbol persatuan, kolaborasi, dan stabilitas nasional melalui kerja sama seluruh komponen bangsa.Lebih lanjut, Penasihat Harian Dewan Pengurus Korpri Nasional ini berharap agar anggota Korpri bekerja dengan inovasi dan efisiensi, serta mengedepankan pelayanan cepat, hemat, dan transparan melalui pemanfaatan teknologi digital.“Saya berharap Korpri menjadi rumah para ASN dan menjadi wadah yang bermanfaat bagi para ASN dan tentunya untuk memudahkan para ASN berkolaborasi. Sekali lagi selamat kepada Korpri. Selamat Hari Ulang Tahun ke-54,” ucap Rini.Baca juga: 29 November Memperingati Hari Apa? Ini Sejarah HUT KORPRI dan Tema Peringatan 2025Pada kesempatan tersebut, ia juga mengajak para anggota Korpri untuk memperkuat solidaritas dan mendukung penanganan bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan sejumlah wilayah lainnya.Upaya tersebut merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian antarsesama untuk setidaknya meringankan beban saudara se-Tanah Air yang terdampak bencana.Sementara itu, Ketua Umum (Ketum) Dewan Pengurus Korpri Zudan Arif Fakrulloh menekankan bahwa Korpri merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pemerintah.Oleh karena itu, ia mengajak para anggota untuk menerapkan kesiapsiagaan Korpri dalam mendorong percepatan pembangunan nasional sejalan dengan Asta Cita Pemerintah Indonesia.Baca juga: Menteri PPN Ajak Perguruan Tinggi Berkontribusi dalam Pembangunan Nasional

| 2026-01-15 09:16