Longsor Tutup Jalur Palopo - Luwu, Warga Terjebak Semalaman

2026-01-12 07:18:56
Longsor Tutup Jalur Palopo - Luwu, Warga Terjebak Semalaman
PALOPO, - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Palopo, Sulawesi Selatan, sejak Selasa sore mengakibatkan longsor di Kilometer 14, Kelurahan Latuppa, Kecamatan Mungkajang.Material longsor berupa tanah, batu, dan batang pohon menutup total jalan penghubung antara Kota Palopo dan Kecamatan Bastem Utara, Kabupaten Luwu.Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.30 Wita saat hujan deras belum berhenti.Akibatnya, jalur utama yang menghubungkan dua daerah itu terputus total selama berjam-jam.“Diperkirakan itu tadi malam sekitar jam setengah delapan. Ini jalur yang terputus, penghubung Kota Palopo dengan Kabupaten Luwu, tepatnya Kecamatan Bastem Utara,” kata Aipda Jasman, Bhabinkamtibmas Kelurahan Latuppa, saat ditemui di lokasi, Rabu pagi.Baca juga: Sulsel Terimbas Kebijakan Baru Kuota Haji, Palopo Terancam Tanpa Jemaah pada 2026Menurut Jasman, material longsor cukup tebal dan menutup seluruh badan jalan.Warga bersama aparat kepolisian, TNI, dan perangkat kelurahan bergotong royong membersihkan material menggunakan alat seadanya agar akses bisa kembali terbuka.“Alhamdulillah sekarang sudah bisa dilewati kendaraan roda dua dengan bantuan warga yang bergotong royong mengangkat kendaraan. Tapi untuk roda empat, belum bisa karena masih ada material yang menumpuk di jalan,” ujarnya.Longsor juga menyebabkan tiang listrik tertimpa, sehingga sebagian wilayah di sekitar lokasi mengalami pemadaman listrik.Kondisi tanah di sekitar tebing juga masih labil, membuat petugas berhati-hati dalam melakukan pembersihan karena masih terjadi longsor susulan berskala kecil.Baca juga: Kasus DBD di Palopo Capai 110, Diare Masih Jadi Penyakit Terbanyak Sepanjang 2025Di lokasi yang sama, sejumlah warga terjebak semalaman akibat jalan tertutup total.Salah satunya adalah Suleha, pedagang dari Bastem Utara yang hendak pulang ke Palopo.“Sejak selesai Maghrib kami di sini, kami terjebak jadi kami semalaman di sini,” ucap Suleha, saat ditemui di lokasi.“Kami dari Bastem Utara, bawa jualan, mau pulang ke Palopo. Terjebak di sini sama suami, dari semalam,” tambahnya.Hingga Rabu siang, alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum belum bisa bekerja maksimal karena kondisi tanah masih lembek dan rawan longsor susulan.Baca juga: Menkeu Purbaya Larang Impor Pakaian Bekas, Pedagang Cakar di Palopo Was-WasSementara itu, petugas kepolisian, TNI, dan BPBD Palopo masih bersiaga untuk mengatur lalu lintas serta mengimbau pengendara agar tidak memaksakan diri melintas sebelum jalur benar-benar aman.Warga berharap pemerintah segera melakukan penanganan menyeluruh, mengingat jalur Latuppa - Bastem merupakan satu-satunya akses darat yang menghubungkan Palopo dengan wilayah pegunungan Luwu bagian utara.


(prf/ega)