Warren Buffett: 5 Pengeluaran yang Sebaiknya Dihindari Kelas Menengah

2026-01-12 02:04:04
Warren Buffett: 5 Pengeluaran yang Sebaiknya Dihindari Kelas Menengah
– Warren Buffett dikenal sebagai salah satu orang terkaya di dunia dengan kekayaan bersih lebih dari 147 miliar dollar AS atau sekitar Rp 2.466 triliun. Namun, gaya hidupnya jauh dari kesan mewah.Buffett masih tinggal di rumah yang sama di Omaha yang dibelinya pada 1958 seharga 31.500 dollar AS atau sekitar Rp 528,6 juta. Ia mengemudikan mobil sendiri, menghindari merek mewah, dan kerap sarapan di McDonald’s.Kebiasaan ini mencerminkan pandangan Warren Buffett bahwa membangun kekayaan bukan semata soal meningkatkan pendapatan, melainkan menghindari jebakan finansial yang membuat kelas menengah sulit mengumpulkan modal.Baca juga: Warren Buffett Sebut Bitcoin Judi, Robert Kiyosaki BantahFilosofi Warren Buffett soal uang menyoroti pola belanja yang dianggap boros dan kontraproduktif terhadap pembentukan kekayaan.Dikutip dari New Trader U, Senin , berikut lima hal yang menurut Warren Buffett sering menjadi pemborosan uang kelas menengah.Warren Buffett pernah mengatakan bahwa ia hanya mengemudi sekitar 3.500 mil per tahun sehingga sangat jarang membeli mobil baru. Bahkan, dalam beberapa kesempatan, putrinya harus membujuknya untuk mengganti mobil yang sudah dianggap usang.Sementara itu, kelas menengah secara kolektif menghabiskan miliaran dollar AS untuk membeli mobil baru. Rata-rata mobil baru langsung kehilangan sekitar 20 persen nilainya saat keluar dari dealer dan terdepresiasi hingga 60 persen dalam lima tahun pertama.Mobil seharga 40.000 dollar AS atau sekitar Rp 671,24 juta dapat turun nilainya menjadi sekitar 16.000 dollar AS atau Rp 268,5 juta. Penurunan nilai ini terjadi saat pemiliknya masih harus membayar cicilan beserta bunga.Baca juga: 10 Pelajaran Hidup dari Warren Buffett di Surat Terakhirnya kepada Pemegang SahamBuffett sendiri mengendarai Cadillac DTS keluaran 2006 selama bertahun-tahun dan baru menggantinya dengan model 2014 setelah didesak putrinya.Pendekatan ini mencerminkan prinsip dasar pembentukan kekayaan, yakni menghindari pembelian aset yang nilainya terus menurun dengan harga ritel.Menurut Buffett, mobil berusia tiga tahun tetap memberikan fungsi transportasi yang sama dengan harga sekitar setengahnya. Selisih dana tersebut dapat dialihkan untuk investasi pada aset yang nilainya meningkat.Kelas menengah kerap membenarkan pembelian mobil baru dengan alasan garansi dan keandalan. Namun, secara matematis, kerugian akibat depresiasi jauh lebih besar dibanding potensi biaya perbaikan.Baca juga: Perusahaan Warren Buffett Borong Saham Alphabet Rp 71,8 TriliunRekan lama Warren Buffett, Charlie Munger, pernah menyebut utang berbunga tinggi sebagai jebakan yang sulit dihindari. Menurutnya, sekali terjerat utang, akan sangat sulit untuk keluar, terutama jika membiarkan utang kartu kredit terus bergulir dengan bunga tinggi.Warren Buffett sependapat. Ia menilai banyak orang gagal secara finansial bukan hanya karena kebiasaan buruk, tetapi juga karena penggunaan utang.Menurut Buffett, membawa saldo kartu kredit dengan bunga sekitar 18 persen atau bahkan lebih tinggi merupakan cara yang hampir pasti untuk menghancurkan kekayaan.


(prf/ega)